Keluarga

Google Diduga Jual Anak-anak Kepada Pengiklan Besar

Share the knowledge

Google sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan orang tua untuk layanan yang berfokus pada anak-anak, YouTube Kids. Tetapi layanan ini secara tradisional justru lebih jarang digunakan. (gambar dari: https://www.todaysparent.com/family/best-youtube-channels-for-kids-of-all-ages/)

Google sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan orang tua untuk layanan yang berfokus pada anak-anak, YouTube Kids. Tetapi layanan ini secara tradisional justru lebih jarang digunakan. (gambar dari: https://www.todaysparent.com/family/best-youtube-channels-for-kids-of-all-ages/)

Terbukti mengumpulkan data anak-anak di YouTube tanpa sepengetahuan orang tuanya, Google didenda 170 juta dolar AS. Google mengatakan ini dampak dari ledakan konten keluarga di Youtube. Namun YouTube diduga juga telah menjual “anak-anak” ke calon pengiklan besar.

Hukuman denda terhadap Gmenyelesaikan tuduhan Komisi Perdagangan Federal (FTC) dan negara bagian New York, Amerika Serikat (AS), yang menyatakan bahwa pemilik YouTube, Google, melanggar privasi online (daring) anak-anak dengan mengumpulkan data pribadi tanpa izin orang tua, The Associated Press (AP) melaporkan.

Beberapa tanggung jawab baru akan ditanggung oleh pembuat video sendiri, yakni mereka harus memberi label pada video yang ditujukan untuk anak di bawah 13 tahun.

Keluhan FTC didasarkan pada undang-undang federal tahun 1998 yang disebut Undang-Undang Perlindungan Privasi Daring Anak-anak, atau COPPA. Situs ini melarang situs web mengumpulkan informasi pribadi dari anak di bawah 13 tanpa persetujuan orang tua mereka.

Google mengaku telah lama mengatasinya dengan mengatakan mereka secara resmi mengecualikan anak-anak dari layanan mereka, namun raksasa teknologi ini tidak benar-benar memeriksanya. Sekelompok pendukung privasi meminta FTC pada April 2018 untuk menyelidiki kepatuhan YouTube.

Rabu (4/9/2019), YouTube mengakui bahwa kemungkinan anak-anak menonton tanpa pengawasan telah meningkat sejak YouTube didirikan karena ada lebih banyak perangkat (yang dapat dilihat) bersama dan terjadinya “ledakan konten keluarga”.

Postcomended   Mulai Oktober Pelat Nomor Mobil Tak Hitam Lagi

YouTube “Menjual” Anak-anak Kepada Pengiklan

Keluhan FTC, seperti dilansir AP, merinci bagaimana Google membual tentang pemirsa mudanya ketika berbicara dengan pengiklan besar. FTC menunjukkan bukti presentasi visual Google yang dibuat untuk perusahaan mainan Mattel dan Hasbro di mana YouTube digambarkan sebagai (media) “kartun Sabtu pagi baru”, dan “situs web #1 yang secara teratur dikunjungi anak-anak”.

Mulai awal tahun depan, siapa pun yang mengunggah video ke YouTube harus menentukan apakah video itu ditujukan untuk anak-anak atau tidak. Jika video diidentifikasi sebagai berfokus pada anak, seperti kartun atau “unboxing” mainan baru, Google telah setuju untuk tidak memasang iklan “perilaku, yang melayani pemirsa khusus berdasarkan usia dan karakteristik sosial lainnya.

Google juga tidak akan melacak identitas online pemirsa. Google mengatakan pembatasan ini akan diberlakukan meskipun pemirsanya adalah orang dewasa. Namun Google masih akan menampilkan iklan generik, serta iklan “kontekstual”; iklan yang melayani jenis konten ketimbang penampil tertentu. Ini biasanya tidak menghasilkan uang sebanyak iklan khusus pemirsa.

Postcomended   Promo Open Trip Via Ferrata Mount Parang

Selain itu, Google akan berhenti mencari persetujuan orang tua pada layanan utamanya, bahkan untuk video yang berfokus pada anak-anak. Undang-undang tidak mengharuskannya, selama tidak ada pengumpulan data.

Google sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan orang tua untuk layanan yang berfokus pada anak-anak, YouTube Kids. Tetapi layanan ini secara tradisional justru lebih jarang digunakan, karena semua layanan utama memiliki semua video yang sama.

YouTube mengatakan akan mulai mempromosikan layanan YouTube Kids dengan lebih agresif. Pada Rabu, halaman yang berfokus pada anak-anak di layanan utama YouTube menampilkan pop-up yang menyarankan YouTube Kids.

YouTube Kids juga tidak menawarkan iklan perilaku yang ditargetkan pada individu. YouTube mengatakan akan membagikan $ 100 juta selama tiga tahun untuk mendorong lebih banyak video untuk anak-anak.

FTC Cemaskan Pengguna YouTube Luar AS

Google mengatakan perubahan pada layanan utama akan terjadi dalam empat bulan untuk memberikan pembuat video kesempatan untuk menyesuaikan. Dalam mengambil pendekatan ini, Google menempatkan banyak tanggung jawab pada pembuat video sendiri, meskipun perusahaan mengatakan itu juga akan menggunakan kecerdasan buatan untuk menandai konten yang menarget anak-anak tetapi tidak diidentifikasi dengan baik.

Postcomended   ONE DAY TOUR VILLA KHAYANGAN-CURUG CIHERANG BOGOR

Komisaris Demokrat FTC, Rebecca Kelly Slaughter, dalam pendapat yang berbeda mengatakan, perusahaan-perusahaan besar seperti Hasbro dan Mattel kemungkinan akan patuh, karena mereka tidak akan mau melanggar peraturan federal bahkan jika itu berarti akan lebih sedikit anak-anak yang melihat promosi mainan mereka.

Kecemasan muncul justru terhadap pembuat video yang akan mencoba menipu sistem baru. Menurut Slaughter, kurang jelas bagaimana perubahan aturan akan mencegah penyalahgunaan oleh jutaan orang lain yang memposting video di YouTube, terutama mereka yang berada di luar AS yakni yang berada di luar jangkauan FTC.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top