Dokter Sangkal bahwa Habiskan Waktu di Layar Digital Berbahaya bagi Kesehatan Anak-anak

Dokter Sangkal bahwa Habiskan Waktu di Layar Digital Berbahaya bagi Kesehatan Anak-anak

Internasional
Share the knowledge

Anak-anak akan menjadi yang paling bahagia membaca kabar ini, dan orang tua mungkin akan menyerah untuk terlalu membatasi waktu anak-anaknya menatapi layar digital. Pedoman baru yang diterbitkan dokter anak Inggris menyebutkan, ada sedikit bukti bahwa menghabiskan waktu lama di layar digital  berbahaya bagi kesehatan anak.

Pedoman baru yang dirilis oleh Royal College of Paediatrics and Child Health (RCPCH) Inggris ini mengatakan tidak mungkin merekomendasikan batas waktu yang sesuai dengan usia, tetapi, bagaimanapun –menurut pernyataan pers– merekomendasikan agar anak-anak menghindari layar satu jam sebelum tidur, dapat membantu anak-anak tidur lebih baik.

Laporan itu menyebutkan, keluarga memberi nilai pada kegiatan positif seperti olahraga, bersosialisasi, dan tidur, tidak seperti seperti ketika semua itu diganti dengan waktu untuk menatap layar ponsel, yang dianggap membuat kesejahteraan anak terpengaruh.

Postcomended   Ucapkan Pernyataan Rasis, Seorang Pria Cina Dideportasi dari Kenya

Sampai saat ini, waktu yang banyak dihabiskan anak-anak di depan layar ponsel atau laptop telah dikaitkan dengan obesitas, masalah kesehatan mental, penyakit jantung dan kegagalan pendidikan, tetapi “dasar bukti untuk efek ‘toksik’ langsung, selalu diperdebatkan” menurut laporan itu.

Russell Viner, Presiden RCPCH dan profesor kesehatan remaja di UCL Institute of Child Health di London, mengatakan kepada CNN: “Kita perlu mengenali bahwa layar ada di mana-mana di dunia modern. Kita tidak bisa mengembalikan ‘jin ke dalam botol’.”

“Meskipun ada hubungan negatif antara waktu yang dihabiskan anak di depan layar dan kesehatan mental, tidur dan kebugaran yang buruk, kami tidak dapat memastikan bahwa hal ini bersifat kausal, atau jika faktor lain yang menyebabkan hasil kesehatan negatif dan waktu layar yang lebih tinggi,” tambah Max Davie, Petugas RCPCH untuk Promosi Kesehatan, dalam sebuah pernyataan.

Postcomended   22 Agustus dalam Sejarah: Orang Yahudi Pertama Injakkan Kaki di AS

Laporan ini juga menyoroti bahwa tidak ada bukti yang konsisten tentang kesehatan tertentu ataupun manfaat kesejahteraan ‘waktu layar’ dan panggilan untuk penelitian lebih lanjut ke wilayah tersebut, terutama pada penggunaan media digital yang lebih baru, seperti media sosial,” menurut Davie.***


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work