Happy Five, Obat Resep Dokter yang Disalahgunakan

Ekonomi Keluarga Lifestyle Nasional Opini
Share the knowledge

7 Obat Resep Dokter Yang Sering Disalahgunakan - Pasien Sehat Images may be subject to copyright. Find out more Related images
7 Obat Resep Dokter Yang Sering Disalahgunakan – Pasien Sehat Images may be subject to copyright. Find out more Related images

Anak aktor Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas, pada Sabtu (15/7) malam, diringkus aparat Satres Narkotika Polres Bandara Soekarno-Hatta di area Hotel Crystal, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/7) malam. Dia diduga memesan Happy Five dari jaringan yang sebelumnya ditangkap polisi bandara sehari sebelumnya. Apa itu Happy Five? 

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut Happy Five adalah obat keras berjenis psikotropika, sehingga masuknya ke dalam UU Psikotropika, yang mana tetap ada ancaman pidana.

Happy Five kendati tak termasuk narkotika, dapat menimbulkan ketergantungan tingkat rendah (psikotropika golongan IV).

Juru bicara BNN, Kombes Sulistiandriatmoko, menjelaskan, zat aktif dalam Happy Five termasuk golongan obat-obat keras yakni nimetazepam.

Postcomended   Menjadi Perekrut Budak Seks untuk Ritual Menyimpang, Aktris Serial “Smallville” Ditangkap FBI

Dikutip dari Liputan6.com, Husniah Rubiana Thamrin Akib, saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), mengatakan, psikotropika jenis ini menyebabkan penggunanya rilex, mengantuk, teler, dan selalu ingin tidur.

“Bahan ini berbahaya, apalagi bila dikonsumsi oleh anak-anak atau orang lanjut usia,” ujar Husniah.

Happy Five di kalangan pengguna sering disebut Halima (H5). Obat yang juga punya nama dagang erimin-5 ini adalah obat resep dokter untuk penderita depresi ringan yang bersifat menenangkan karena efeknya yang hipnotik-sedatif. Penggunaan nomor 5 pada Erimin-5, karena penjualannya dalam kemasan 5 miligram.

Mantan Direktur Pengawasan NAPZA BPOM, dr. Danardi Sosrosumihardjo SpKJ (K), mengatakan, penggunaan Happy Five harus dengan resep dokter. Bila tidak, akan termasuk penyalahgunaan. Menurutnya, obat bikinan Jepang ini sudah masuk Indonesia sejak sekitar 2007.

Postcomended   Autisme Dikaitkan dengan Defisiensi Seng Saat Kecil

Tribunnews mengutip dari solacesabah.com, Erimin 5 awalnya diproduksi di Sumitomo, Jepang. Namun pada awal november 2015 sudah berhenti diproduksi di Jepang. Pertama kali disintesis pada 1962 oleh sebuah tim dari Hoffman La Roche.

Dalam perkembangannya, Erimin 5 menjadi populer di Singapura, Malaysia, dan Indonesia hingga dikenal sebagai “Happy 5..***(ra)

 


Share the knowledge