Klik Sangatta - Jokowi Rahasiakan Nama Daerah Calon Ibu Kota Negara Klik Sangatta1000 × 600Search by image Jokowi Rahasiakan Nama Daerah Calon Ibu Kota Negara

Klik Sangatta – Jokowi Rahasiakan Nama Daerah Calon Ibu Kota Negara Klik Sangatta1000 × 600Search by image Jokowi Rahasiakan Nama Daerah Calon Ibu Kota Negara

Menghangatnya isu pemindahan ibu kota hampir pasti akan menimbulkan aksi ambil untung dari para spekulan tanah dan lahan. Presiden Jokowi bahkan menahan diri untuk tak bicara pada media dengan alasan itu. Country Manager Rumah.com, Wasudewan, “membocorkan” bagaimana mengetahui tanda-tanda di mana ibu kota baru akan ditempatkan.

Wasudewan mengungkapkan, dari daftar  yang ada di Rumah.com, saat ini harga tanah di tengah Kota Palangkaraya, kota yang diisukan sebagai salah satu kandidat ibu kota baru, masih dibanderol cukup terjangkau, yakni dalam kisaran Rp 350 ribu per meter persegi untuk lahan yang terletak strategis tepat di tepi jalan.

Sedangkan
lahan kosong yang lokasinya lebih jauh dari pusat kota Palangkaraya, harganya jauh lebih murah yakni sekitar Rp 40 ribu per meter persegi.

Postcomended   Berdiri Sejak 1919, Nyonya Meneer Akhirnya Tumbang Juga

Rumah.com kata Wasudewan, merupakan situs yang antara lain memberikan solusi bagi para pencari lahan untuk mendapatkan transparansi data properti melalui rubrik Property Index.

Informasi dari situs ini cukup mumpuni, karena merupakan hasil analisis dari 400 ribu daftar properti yang diakses 3,4 Juta pengunjung setiap bulannya.

Postcomended   Tempat Tidur Berantakan Baik untuk Kesehatan

Wasudewan mengungkapkan, kenaikan harga tanah biasanya selain akan terjadi jika pemerintah sudah memutuskan memindahkan ibu kota ke Palangkaraya, juga akan terlihat jika sudah mulai marak pembangunan proyek infrastruktur seperti jalan tol dan lain-lain.

Wasudewan menyarankan agar pemerintah mencegah permainan spekulan tanah. Karena jika semua kantor administrasi pindah, maka pasti akan ada ribuan keluarga yang butuh tempat tinggal baru juga.  “Ini akan jadi satu ruang investasi baru yang sangat besar,” kata Wasudewan.