Loading...
Lifestyle

Hikmah dan Ibroh

Share the knowledge

Ular sawah mati terkena bisa ular kobra, dan juga ular kobra mati terkena belit ular sawah..
Yang beruntung adalah anjing yang dapat makan bangkai keduanya.

SEPERTI itulah UMAT ISLAM ZAMAN INI, ASYIK BERKELAHI SESAMA SAUDARA, AKHIRNYA MUSUH (iblis) AMBIL KESEMPATAN

…“Kamu adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada ALLOH…” (QS. Ali Imran: 110)

PELAJARAN UNTUK UMAT ISLAM

“Jangan Kamu Bunuh Singa di kalanganmu, Niscaya kamu akan dimakan Anjing dari kalangan musuhmu”

Ketika umat Islam diserang tentara Tatar, hampir seluruh wilayah Islam berhasil dijajah.
Di antara yang terawal adalah wilayah Khurasan yang bertetangga dengan Mongol.

Pada mulanya, di Khurasan, Tatar tidak berdaya menembus pertahanan umat Islam di kota Bukhara.

Lalu pemimpinnya Genghis Khan menulis surat kepada umat Islam:
“Barangsiapa yang menyerahkan senjata dan berada di sisi tentara Tatar, akan selamat.
Tapi barangsiapa yang enggan, mereka akan kami buat menyesal.”

Surat tersebut menyebabkan umat Islam yang sedang terancam itu terpecah menjadi dua kubu.

Kubu pertama menolak keras tawaran Genghis Khan dengan berkata:
“Seandainya mereka mampu memerangi kita, tdk mungkin mereka memberi penawaran spt ini.
Ini menandakan peluang kita cerah.

TERUSKAN PERJUANGAN, pasti kita akan beroleh salah satu di antara dua kebaikan: MENANG atau SYAHID penuh bahagia!”

Namun kubu kedua cenderung menerima tawaran tersebut. Mereka berkata:
“Menghadapi Tatar sama saja bunuh diri massal!
Tidakkah kalian lihat jumlah mereka dan kelengkapan senjata mereka?”

Genghis Khan terus memantau dan mengambil peluang dari pertentangan di tubuh umat Islam.

Dia mengirim surat berikutnya, khusus kepada kubu kedua yang gamang dan kompromis.

Dalam surat tersebut,
Genghis Khan berjanji akan memberikan hadiah kekuasaan Bukhara kepada kubu kedua dengan syarat: Mereka menumpas kubu pertama yg (dicapnya) ekstrim, radikal, dan fanatik.

Postcomended   Raup Rp 14 M Setiap Posting di Instagram, Kylie Jenner Beli Rumah Mewah Keempatnya

Tawaran itu menyebabkan pihak kedua berbinar-binar.
Mereka menyambutnya tanpa rasa bersalah sama sekali.
Mereka bersedia memerangi saudara sendiri untuk Tatar!

Baku bunuh sesama muslim pun terjadi.
Akhirnya, tumpaslah kubu yang teguh berjihad mempertahankan tanah air itu di tangan saudara2nya sendiri yang menjual Islam demi dunia.

Apa yang menyedihkan?
Apa mau dikata ?

Pihak yang menerima tawaran Tatar itu tidak diberi hadiah yang dijanjikan.
Bahkan, senjata mereka dirampas, mereka ditangkap dan disembelih tanpa sisa.

Genghis Khan memberi sambutan yang sangat masyhur menjelang penyembelihan terhadap umat Islam yang mengkhianati saudara2nya.

“Mereka sanggup memerangi saudara2 sendiri demi kita, padahal kita orang asing bagi mereka! Orang2 semacam ini mustahil kita beri kepercayaan!”

10 hikmah dari cerita di atas:

1. Taktik pecah-belah dan instrumentasi (memperalat) adalah strategi ampuh menghadapi Islam/muslim dari zaman ke zaman—–

2. Puncak kelemahan aqidah perjuangan adalah tidak yakin dengan janji kemenangan dari ALLOH SWT

3. Nafsu terhadap tahta dan harta mudah menggerus keikhlasan perjuangan

4. Jika dunia menguasai diri, saudara sendiri pun sanggup dikhianati

5. Mempercayai bulat-bulat kata-kata musuh adalah kebodohan yang membinasakan

6. Islam tidak kalah karena ajaran agama ini.
Sebaliknya kalah karena penyelewengan orang Islam terhadap agama sendiri

7. Bujukan musuh itu beracun, dan racunnya mampu membunuh jamaah

8. Pengkhianat tidak akan bahagia. Nikmat mereka hanya sementara

9. Penting untuk berpegang kepada prinsip.
Walau menyusahkan dan payah,
ia perisai pertahanan yang utuh dan kuat

10. Tidak ada kerjasama dengan pihak luar dalam menentang sesama sendiri

Tiga kalimat hikmah yang perlu diambil iktibar:

1 “Alangkah samanya hari ini dengan semalam.”
2 “Jangan kamu bunuh singa di kalanganmu, niscaya kamu akan dimakan oleh anjing di kalangan musuhmu.”
3 “Barangsiapa tidak belajar dari sejarah, maka sejarah akan mengajarkannya kembali.”

Postcomended   Media Asing Sebut Almarhum Kepala BNPB Sebagai Sosok yang Dicintai

PENERANG JIWA

“Ketika Qolbu bertindak sesuai dgn Kitabullah dan Sunnah Nabi., maka ia menjadi dekat kepada Rabb-nya.

Dan, ketika ia telah dekat, maka ia akan memperoleh pengetahuan.

Lalu, Qolbu dapat membedakan mana yg benar2 menjadi milik-Nya dan apa yang dituntut darinya;
apa yg menjadi milik Alloh dan apa yg menjadi milik selain-Nya;
apa yang termasuk kebenaran (haqq) dan apa yg termasuk kebatilan.

Sebab, seorang Mukmin dianugerahi cahaya yang denganNya dia bisa melihat,
demikian pula halnya dengan SANG PENJUANG KEBENARAN yang DEKAT DENGAN ALLOH (ash-shiddîq al-muqorrob).

Orang Mukmin memiliki cahaya yang denganNya dia bisa melihat, dan itulah sebabnya Nabi MUHAMMAD SAW memperingatkan kita agar berhati-hati terhadap firasat orang Mukmin.

ROSULULLOH SAW :
“Berhati2 lah terhadap firasat seorang Mukmin, sebab dia melihat dengan cahaya ALLOH.”

Orang yang ʽarîf dan dekat (kepada ALLOH) diberi cahaya yang denganNya dia dapat melihat betapa dekatnya Tuhannya yang Maha Kuasa dengan Qolbunya.

Dia dapat melihat ruh-ruh (arwâh), para malaikat dan para nabi, dapat melihat Qolbu dan ruh-ruh para pejuang kebenaran (shiddîqîn).

Dia bisa melihat keadaan spiritual dan kedudukan.
Semua ini berada dalam
lipatan-lipatan terdalam Qolbunya (suwaidâ’ qolbihi) dan kejernihan wujud terdalamNya .

Dia selalu berada dalam kebahagiaan bersama Robb-nya Yang Maha Kuasa dan Maha Agung.

Dia adalah perantara, yang menerima cahaya -Nya dan membagi-bagikan kepada manusia.

Ada orang2 yang berilmu (ʽâlim) dengan lidah maupun Qolbunya, sementara sebagian orang berilmu dalam Qolbunya saja, tetapi kikuk dengan lidahnya.

Mengenai orang munafik,
dia pandai dengan lidahnya, namun tidak sesuai dengan qolbunya. Semua ilmunya hanya pada lidahnya saja,
dan itulah sebabnya

Postcomended   Kasus Perkosaan dan Pembunuhan Asifa Bano: Jurnalis dan Aktivis India Geram

ROSULULLOH SAW bersabda,
“Apa yg paling kutakutkan atas umatku adalah seorang munafik dengan lidah yang pandai.”

Wahai anak muda janganlah berkonsentrasi pada mencuci pakaian jasadmu,
sementara pakaian Qolbumu kotor,

engkau harus mencuci Qolbumu, kemudian mencuci pakaian yang biasa,
engkau harus melaksanakan tindakan pencucian kedua itu, cucilah pakaianmu dari kotoran dan cucilah Qolbumu dari Dosa2.

“Engkau tidak boleh membiarkn dirimu silau oleh apapun,sebab Tuhanmu melakukan apa yang dikehendaki-Nya(Qs. 11:107).

Nabi Hud:107
– mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.

Subhaanalloh wabihamdiHi SubhaanalloHil aa’zhiim

laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntum minazh zhoolimiin
astaghfiruka wa atuubu ilaih..
Aamiin Aamiin ya Robbal aa’lamiin

LAA ILAAHA ILLALLOH MUHAMMADUR ROSULULLOH.

salam Rahmatan Lil aa’lamiin saudaraKu semua

Wassalaamu a’laikum warohmatulloHi wabarokatuh

Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top