Ekonomi

Huawei Luncurkan OS yang Disebut Dapat Gantikan Android-nya Google

Share the knowledge

 

Ponsel Honor bakal dijadikan "kelinci percobaan" oleh Huawei untuk mengaplikasikan system operasi buatannya sendiri yang diharap bakal gantikan Anroid Google. (Gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=oEnU_oXOykc)

Ponsel Honor bakal dijadikan “kelinci percobaan” oleh Huawei untuk mengaplikasikan system operasi buatannya sendiri yang diharap bakal gantikan Anroid Google. (Gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=oEnU_oXOykc)

Ditekan, Cina melesat. Jumat (9/8/2019), Huawei dikabarkan meluncurkan sistem operasi (OS) smartphone yang katanya dapat menggantikan Android Google. Namun namanya bukan Hongmeng seperti yang selama ini dirumorkan.

Pengumuman peluncuran OS yang diusung Huawei yang diberi nama HarmonyOS, menyoroti meningkatnya kemampuan raksasa teknologi Cina ini dalam menciptakan teknologi untuk mengurangi ketergantungannya pada vendor Amerika-nya, ketika negeri ini diancam sanksi oleh negeri Paman Sam tersebut.

Pengekangan yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) pada Mei silam itu, mengancam penjualan ponsel pintar Huawei dengan membatasi aksesnya ke Android Google; unit Alphabet Inc. Huawei adalah merek ponsel pintar global No. 2 di dunia dan pembuat peralatan jaringan terbesar untuk operator telepon.

Diakui Richard Yu, CEO unit perangkat konsumen Huawei, pada konferensi untuk pengembang perangkat lunak di kota Dongguan selatan, Huawei Technologies Ltd ingin tetap menggunakan Android. “Namun, jika kita tidak dapat menggunakannya di masa depan, kita dapat segera beralih ke HarmonyOS,” kata Yu, seperti dilansir The Assoociated Press. 

Dia mengatakan, migrasi ke HarmonyOS bisa dilakukan hanya dalam dua hari jika diperlukan. Merek teknologi global pertama Cina ini berada di pusat pertempuran antara Washington dan Beijing terkait ambisi Partai Komunis yang berkuasa untuk mengembangkan perusahaan yang dapat bersaing dalam teknologi robotik dan bidang lainnya.

Postcomended   Desa-desa di Jawa Timur Ini Diselimuti Sampah "Impor" Asal Australia

Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, upaya Beijing didasarkan pada mencuri atau menekan perusahaan untuk menyerahkan teknologi. Washington dan mitra dagang lainnya mengatakan kampanye Cina melanggar kewajiban perdagangan bebasnya.

Washington sebelumnya telah menyebut Huawei sebagai ancaman keamanan; satu tuduhan yang dibantah Huawei. Beberapa pejabat juga melihat kebangkitan Huawei dan pesaing teknologi Cina lainnya sebagai ancaman potensial bagi kepemimpinan industri AS di dunia.

Huawei menghabiskan sekitar 12 miliar dollar AS per tahun untuk chip semikonduktor dan komponen lainnya buatan AS. Perusahaan mengatakan, pembatasan ekspor AS mungkin memotong proyeksi penjualannya sebesar  30 miliar dollar AS selama dua tahun.

Namun setelah pemasok teknologi AS kepada Huawei memperingatkan mereka akan dirugikan oleh hilangnya salah satu pelanggan terbesar mereka, otoritas terkait mengatakan vendor akan diizinkan memasok teknologi yang tersedia dari sumber lain.

Postcomended   Ilmuwan Cina Membela Eksperimen Tanam Gen Manusia ke Otak Kera

Huawei juga telah mengembangkan chipset sendiri untuk smartphone dan server kelas bawah, meskipun untuk produk-produknya yang paling canggih masih membutuhkan vendor AS.

Diaplikasikan pada Smartphone Honor

Yu mengatakan, smartphone pertama Huawei yang menggunakan HarmonyOS ini akan dirilis Sabtu di bawah merek Honor.

Huawei, yang berkantor pusat di selatan kota Shenzhen, dekat Hong Kong, melaporkan sebelumnya pengiriman smartphone-nya naik 24 persen pada paruh pertama 2019 dari setahun lalu menjadi 118 juta.

“Kami bisa melakukan yang lebih baik, tetapi karena tantangan yang kami hadapi di pasar internasional, pengiriman kami turun sedikit,” kata Yu.

Huawei melaporkan bahwa penjualan dalam enam bulan hingga Juni naik 23,2 persen dari tahun sebelumnya menjadi 401,3 miliar yuan (58,3 miliar dollar AS). Angka ini naik dari pertumbuhan 2018 sebesar 19,5 persen, tetapi Ketua Liang Hua memperingatkan Huawei akan “menghadapi kesulitan” di babak kedua.

Liang mengatakan saat itu bahwa Huawei sedang meninjau jajaran produknya untuk memastikannya dapat memenuhi pesanan tanpa komponen AS jika perlu.

Postcomended   Indonesia Bisa Bikin Status Pelabuhan Transito Singapura Tinggal Mimpi

Pada Jumat, Yu mengatakan, HarmonyOS dirancang untuk beroperasi pada PC dan komputer tablet serta smartphone, yang memungkinkan pengguna untuk mengintegrasikan musik dan fungsi lainnya di beberapa perangkat.

HarmonyOS akan menjadi open source untuk memungkinkan pengembang luar berkontribusi pada pengembangannya, kata Yu. “Kami ingin membangun sistem operasi global, sehingga tidak akan digunakan oleh Huawei sendiri,” katanya.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top