Huawei Ingin Dobrak Pasar dengan Ponsel Entry Level - Tekno ... Liputan6 :: Tekno673 × 373Search by image Maka dari itu kami ingin memanfaatkan momen dengan melakukan penetrasi pasar yang besar ini,

Huawei Ingin Dobrak Pasar dengan Ponsel Entry Level – Tekno … Liputan6 :: Tekno673 × 373Search by image Maka dari itu kami ingin memanfaatkan momen dengan melakukan penetrasi pasar yang besar ini,” lanjut Seng.

Huawei baru saja memasang iklan di halaman Facebook-nya dengan menggunakan sosok badut, yang tampaknya mengolok-olok kegagalan upaya unlock iPhone X menggunakan teknologi FaceID. Ujung-ujungnya, perusahaan smartphone Cina ini mengabarkan rencana peluncuran smartphone terbarunya, Mate 10. Upaya ini tampaknya berhasil karena media di seluruh dunia memberitakan iklan olok-olok ini.

Di iklan tersebut terlihat ada badut yang tampak bahagia menunggu ponselnya terbuka. Perangkat lunak pengenal wajah terlihat menunjukkan kecanggihannya dalam mengenal “mata,” “hidung”, dan “mulut” –tiga hal yang dibutuhkan teknologi FaceID pada iPhone untuk membuka kunci telepon– sebelum akhirnya gagal (untuk melihat video, skrol ke bawah).

Postcomended   Efek Kunjungan Raja Salman, Seratus Pengusaha Saudi Ikuti ITE 2017

Olok-olok Huawei ini tampaknya mengacu pada kejadian ketika iPhone X sempat tidak mengenali wajah Craig Federighi, Wakil Presiden Teknik Perangkat Lunak Mac di Apple Inc., saat peluncuran smartphone tersebut 12 September 2017.

Dalam demonya di panggung, fitur Face ID tersebut tidak bekerja, sampai Craig terpaksa menggunakan passcode (kode akses). Ketika masih juga gagal, dia mengambil stok iPhone X kedua dan syukurlah fitur tersebut bekerja dengan baik di ponsel tersebut.

Untuk menutupi kecanggungan akibat insiden tersebut, Apple berdalih bahwa “kegagalan” Federighi di panggung itu merupakan bagian dari bagaimana FaceID seharusnya bekerja.

Seperti fitur TouchID pada produk-produk iPhone sebelumnya, kode akses mungkin akan diperlukan untuk mengaktifkan FaceID setelah menghidupkan ulang telepon, atau setelah orang lain mencoba membukanya.

Postcomended   Jadi Primadona Indonesia, Halmahera Selatan Genjot Pariwisata

Meski begitu, Huawei tetap saja menggunakan insiden “blooper” tersebut untuk menggoda Apple. Dalam video tersebut muncul deskripsi, “Mari kita hadapi itu, pengenalan wajah bukan untuk semua orang.” Lalu tertulis tagar #TheRealAIPhone menggoda ponsel Huawei yang akan datang untuk 16 Oktober, Mate 10 yang banyak diharapkan.

FaceID Apple untuk iPhone X adalah sistem pemindaian wajah pertama pada telepon yang dianggap cukup aman digunakan untuk transaksi pembayaran secara mobile.

Situs CNet menulis, Apple tentu terlalu besar bagi Huawei, meskipun data terbaru dari Counterpoint Research mengklaim bahwa Huawei telah melewati Apple sebagai merek smartphone kedua terbesar di dunia di bawah Samsung.

Dengan pengumuman Mate 10 yang muncul tepat sebelum iPhone X tersedia untuk preorder (27 Oktober 2017), tidak mengherankan bahwa Huawei ingin meluncurkan andalannya sendiri di belakang iPhone X.

Postcomended   Tercorengnya Nobel Perdamaian Si Anggrek Baja #StopKillingRohingyaMuslims

Mate 10 dikabarkan akan menjadi perangkat layar lebar dengan kamera dual-lens front-facing dengan fitur pemindaian wajah sendiri.***