Menteri Pariwisata Arief Yahya menerima _update_ pemaparan tentang _Geo-Tourism_ yang dihadiri oleh : 
– Menteri Pariwisata, Arief Yahya
– Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Dadang Rizki Ratman
– ‎Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata, Hiramsyah S. Thaib
– ‎Ketua Tim Percepatan Geopark, M Yunus Kusumahbrata
– ‎Stafsus Kementerian ESDM, Bu Ella Ubaidi
– Kadispar Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulfian
– ‎Badan Pengurus Geopark Belitung, Dyah Erowati
– ‎Yayasan ITB 81, Arlan
– ‎Badan Pengurus Geopark Ranah Minang, Bapak Saladin Dalel dan Bapak Reza Permadi

Membuka agenda, Menpar AY sebutkan penyusunan kerangka kerja yang harus lebih sistematis juga alokasi anggaran harus disediakan sesuai dengan prioritas yaitu mendapatkan status Geopark Nasional dahulu kemudian naik ke UNESCO Global Geoparks (UGG) untuk menjadikan status destinasi geopark yang berkelas dunia.

UNESCO Global Geoparks adalah area geografis terpadu di mana situs dan lanskap geologi internasional dikelola dengan konsep perlindungan holistik, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan bottom-up. Saat ini, terdapat 127 UNESCO Global Geoparks yang tersebar di 35 negara.

Postcomended   Now Everyone Can Climb

Pada tahun 2004 terbentuk Global Geopark Network (GGN) yang menjadi suatu jaringan pertukaran dan kerjasama global terkait warisan geologi. Pada tanggal 17 November 2015, 195 negara anggota UNESCO meratifikasi UNESCO Global Geoparks pada Sidang Umum UNESCO ke-38 yang menjadi titik tolak pengakuan pemerintah akan pentingnya pengelolaan situs geologi dan lanskap secara holistik.Geopark resmi diterima sebagai program UNESCO sebagai ikon baru pemanfaatan Geoheritage berbasis pembangunan berkelanjutan dan pariwisata Indonesia.

Geopark merupakan konsep manajemen pengembangan kawasan yang dapat disinergikan dengan prinsip – prinsip konservasi dan rencana tata ruang wilayah eksisting di kawasan yang telah terbangun yang berpilar pada aspek konservasi, edukasi, penumbuhan nilai ekonomi lokal dan regional. Geopark global adalah kawasan yang memiliki warisan geologi bernilai internasional, dimana warisan tersebut digunakan sebagai modal pembangunan masyarakat setempat secara berkelanjutan berbasis konservasi edukasi dan ekonomi kreatif.

Postcomended   Wacana "Peluru Darah Babi" Donald Trump, dan Kengerian Muslim pada Babi

Tujuan Tim Task Force Geopark adalah merubah perilaku/sikap untuk menciptakan nilai – nilai kebersamaan (shared values) dalam mengelola alam dan budaya secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tujuan tersebut dicapai melalui perlindungan keragaman-bumi (geodiversity) & konservasi lingkungan, pelestarian dan promosi warisan bumi kepada khalayak umum, pendidikan dan riset ilmu geologi, biologi, budaya secara luas, dan penumbuhan & pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan terutama melalui geowisata.

Lebih lanjut, Yunus, Ketua Tim Percepatan Geopark terkait Geowisata dan Geopark memaparkan kontribusinya terhadap Pariwisata Indonesia :

-. Geowisata adalah kegiatan wisata yang memanfaatkan segala aspek geologi, sarana yang dibutuhkan lebih sederhana yaitu jalur treking dan amenitas. Geopark sendiri sudah menjadi bagian dari program UNESCO.
-. Permasalahan utama membangun geopark berbeda dengan geotourism karena dibutuhkan kekompakkan dari berbagai aspek. Kemudian Geopark Rinjani sudah lulus UGG dan akan diresmikan pada tahun 2018, selain itu juga sebagai tuan rumah even dunia sehingga membutuhkan dukungan dalam penyelenggaraan Simposium Asia Pasifik pada bulan September 2019.
-. Target dalam waktu dekat adalah GNKT karena segi substansi dan magnitudenya sudah sangat kuat.

Postcomended   Pendaki Asal Jakarta Tewas di Puncak Gunung Termahal di Dunia

Kemudian dilanjutkan singkat oleh Ella, Stafsus di KemenESDM yaitu komitmen dari ESDM yang akan mengawal dan membantu GNKT, yang sudah pasti akan mensupport dalam bentuk Information Center. Sudah dibangun di Geopark Toba, dan pada tahun depan sudah dianggarkan untuk dibangun di Toba (Samosir), Geopark Rinjani, serta Geopark Belitung.