Helsinki, Finlandia (cbnews.fr)

Laporan Global Law and Order 2018 oleh peneliti Amerika Serikat (AS) Gallup, memeringkat negara-negara di seluruh dunia sepenuhnya berdasarkan rasa keamanan warga. Menariknya, Indonesia masuk peringkat negara, yakni di bawah Kanada dan di atas Denmark, meskipun pihak Gallup sendiri terkesan agak heran.Dalam surveinya, Gallup menanyakan kepada warga dari 142 negara tentang kepercayaan mereka terhadap pemolisian (policing) setempat, perasaan aman saat berjalan sendirian, dan pengalaman pribadi tentang kejahatan. Jadi apakah yang dianggap paling aman?

Mungkin tidak mengherankan bahwa Singapura memimpin, dengan beberapa negara Nordik juga mencetak gol. Beberapa negara tujuan yang kurang dikenal juga menonjol: tempat kelima misalnya ditempati Uzbekistan.

“Kami ingin tahu apakah orang-orang memiliki rasa takut di masyarakat mereka, dan cara kami mengukurnya adalah dengan meminta (pendapat) orang,” ujar Jon Clifton, mitra pengelola global di Gallup, kepada CNN Travel.

Gallup mewawancarai lebih dari 148.000 orang berusia 15 tahun ke atas saat menyusun laporan tersebut. Survei ini dimaksudkan untuk mengatasi setiap perbedaan antara statistik resmi dan pengalaman pribadi dan emosi orang.

“Tantangannya (atas survei ini) adalah bahwa di beberapa komunitas yang rawan keamanan, orang tidak melaporkan jika mereka dirampok atau diserang, sehingga data resmi mungkin tidak secara akurat mencerminkan situasi keamanan di lapangan,” kata Clifton.

Singapura, yang dikenal karena tingkat kejahatannya yang rendah, mencetak skor 97. Di posisi kedua (skor 93) ada tiga negara Nordik yakni Norwegia, Islandia, dan Finlandia, yang berkat ruang alaminya yang melimpah dan kotanya yang ramah lingkungan, membuat ketiga negara ini memiliki standar umum yang dibutuhkan untuk masuk dalam peringkat kualitas hidup.

Pada Maret 2018, Finlandia menduduki peringkat teratas dalam World Happiness Report tahun ini, Norwegia menempati urutan kedua, Islandia keempat. Bersama Hong Kong, skor 91 menempatkan Uzbekistan di tempat kelima dalam daftar Gallup.

Negara Asia tengah yang dulu merupakan bagian dari rute Jalan Sutra kuno ini, tak dapat disangkal indah, tetapi biasanya tidak dikenal karena keamanannya. Clifton berspekulasi bahwa pemerintahan otoriter Uzbek mungkin memengaruhi keputusan responden.

“Ketakutan mungkin menjadi masalah,” katanya. “Anda melihat, Uzbekistan di puncak daftar itu… orang mungkin tidak nyaman memberikan pendapat yang sebenarnya, karena takut kerahasiaan wawancara tidak terjamin.”

Sementara itu Swiss dan Kanada adalah pilihan yang kurang mengejutkan di posisi ketujuh yang keduanya mencetak skor 90.

Membulatkan posisi kesembilan adalah negeri asing lainnya: Indonesia. Warga di negara Asia Tenggara ini memberi negara mereka peringkat keseluruhan 89, meskipun menyaksikan beberapa serangan teroris paling mematikan di wilayah itu selama dua dekade terakhir.

Clifton mengatakan penting untuk dicatat bahwa penduduk dari berbagai negara memiliki ekspektasi keselamatan dan keamanan yang berbeda. “Orang-orang tidak membuat penilaian berdasarkan apakah komunitas mereka seaman Singapura misalnya,” ia menjelaskan. “Mereka mungkin mengukur keamanan berdasarkan bagaimana keadaannya lima tahun lalu, atau 10 tahun lalu.”

Clifton mengamati, data tersebut memiliki implikasi yang menarik untuk pariwisata. Mesir kehilangan tempat di daftar teratas dengan skor 88.

Setelah gerakan “Arab Spring” (gerakan reformasi di jazirah Arab) pada 2011, citra pariwisata Mesir anjlok. Jumlah pengunjung mungkin meningkat, tetapi mereka bukan yang terlihat seperti apa adanya.

“Tentu saja itu penting bagi Mesir karena pariwisata merupakan andalan utama, tetapi yang menarik adalah bahwa orang di sana merasa sepertinya negaranya aman,” kata Clifton.

“Jadi, ada diskonek besar dalam hal bagaimana perasaan penduduk setempat tentang lingkungan keamanan dan apa yang benar-benar dirasakan orang-orang yang bepergian di sana.”

Gallup adalah lembaga penelitian yang memetakan opini publik mengenai ekonomi, politik, sosial, dll. Gallup Poll didirikan 1935 oleh George Gallup, seorang ahli statistik. (***/CNN)

Negara teraman teratas, menurut Gallup:
Singapura – 97
Norwegia – 93
Islandia – 93
Finlandia – 93
Uzbekistan – 91
Hong Kong – 91
Swiss – 90
Kanada – 90
Indonesia – 89
Denmark – 88
Slovenia – 88
Luksemburg – 88
Austria – 88
Cina – 88
Belanda – 88
Mesir – 88

Share the knowledge