Oalah! Ini Alasan Indra J Piliang Nyabu di Diamond Karaoke ... Okezone News800 × 450Search by image Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo (foto: Okezone)

Oalah! Ini Alasan Indra J Piliang Nyabu di Diamond Karaoke … Okezone News800 × 450Search by image Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo (foto: Okezone)

Indra J. Piliang kedapatan nyabu di Diskotik Diamond. Urinnya jelas mengandung sabu. Namun entah kenapa politisi yang baru saja mengundurkan diri dari Golkar akibat kasusnya ini, dibolehkan pulang ke rumahnya, untuk kemudian akan menjalani rehabilitasi di BNN. Sosok yang dulu analisis politiknya sering ditanggap stasiun-stasiun TV swasta ini, mengaku nyabu karena novel pertamanya tentang “pemakai”, dinilai kurang greget.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Jumat (15/9/2017), dilansir Kompas, mengatakan, meskipun urinnya positif mengandung sabu, namun tidak ditemukannya sabu saat penangkapan menjadi alasan Indra dilepas. Menurut Argo ini aturan unsang-undang.

Postcomended   DPR Minta Dipanggil "Yang Terhormat", Netizen: DPR = Dewan PReeet!

Saat ditangkap Rabu (13/9/2017), Indra sedang bersama dua temannya, Romi Fernando dan M Ismail Jamani. Bersama mereka ada satu set alat isap sabu dan cangklong bekas pakai, satu plastik bekas pakai, dan sebuah korek api. Sedangkan barang buktinya sudah habis digunakan.

Kamis, Indra dijenguk Ola Dhifla, karibnya. Kepada Ola, Indra mengaku baru mengonsumsi sabu setahun terakhir demi menyelesaikan tetralogi novelnya.

Novel pertama tentang ‘pemakai’, kata Ola, dikritik banyak orang; dianggap tidak gereget. Namun, menurut Ola, saat ini Indra sudah jarang memakai sabu.

“Memang cuma buat ngerasain gimana rasanya jadi pemakai. Dia memakai dalam jumlah sedikit. IJP (Indra J.Piliang) bukan pecandu,” belanya.

Sementara itu polisi punya versi lain. Argo menyebutkan Indra mengonsumsi sabu untuk menghilangkan penat dan agar stamina bertambah.

Postcomended   Raih 83,3% SMS, Nama "Gelora Bandung Lautan Api" Diresmikan (1)

Saat ini, Diskotek Diamond telah disegel polisi. Kemarin (16/9/2017), Indra menulis surat terbuka mengenai permintaan maafnya telah menjadi penyebab ratusan karyawan Diskotek Diamond terancam kehilangan pekerjaan.***

 

Sebelum masuk Golkar, karir Indra tergolong bagus. Pria kelahiran Pariaman, Sumatera Barat, pada 19 April 1972 ini, menyelesaikan S-1 di jurusan sejarah fakultas sastra Universitas Indonesia tahun 1997.

Pendukung Anies Sandi pada pemilihan gubernur DKI Jakarta ini memulai bekerja di Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Jakarta. Kala itu Indra sering diminta menganalisis masalah otonomi daerah. Dia juga aktivis Berantas (Perhimpunan Rakyat Jakarta untuk Pemberantasan Korupsi) dan kolumnis di beberapa media cetak nasional.

Pada 2008, Indra menyelesaikan S-2 di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.***

Postcomended   Apple Ogah Dipaksa FBI Bongkar Kunci iPhone Milik Teroris