Ingin Tubuh Ideal dan Bugar? Ayo Coba Diet Ketogenik - Halallifestyle.id Halal LifeStyle Ayo Coba Diet Ketogenik

Ingin Tubuh Ideal dan Bugar? Ayo Coba Diet Ketogenik – Halallifestyle.id Halal LifeStyle Ayo Coba Diet Ketogenik

Banyak orang yang mengikuti diet ketogenik (keto) karena terobsesi dengan kemampuannya menurunkan berat badan dengan cepat, sekaligus mempertahankannya. Diet keto adalah tinggi lemak rendah karbohidrat. Untuk orang Indonesia pemakan nasi, diet seperti ini pasti sulit bukan main, belum lagi ditambah godaan nikmatnya mie dan roti. Apalagi dengan tambahan harus menghindari gula, makanan olahan, biji-bijian, buah berkarbohidrat tinggi, dan minyak sayur. Ini sama dengan menyuruh tidak makan. Tapi ini pengecualian bagi mereka yang memiliki keinginan kuat untuk sehat sekaligus langsing. Pasalnya, menghindari karbohidrat disebut efektif sekali membakar lemak.

Penelitian terbaru menemukan, diet keto mungkin memiliki manfaat lebih besar dari yang selama ini diperkirakan, yakni dapat membakar 10 kali lebih banyak lemak daripada diet lain.
Dalam temuan utama penelitian yang dipublikasikan di jurnal Diabetes & Metabolic Syndrome: Clinical Research & Reviews ini, para ilmuwan peneliti mengambil 30 orang dewasa yang telah didiagnosis dengan sindrom metabolisme, kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Peneliti kemudian secara acak menempatkan mereka dalam tiga kelompok: satu kelompok mengonsumsi diet keto tetapi tidak berolahraga, yang lain mengonsumsi makanan standar Amerika dan tidak berolahraga, dan sepertiga lainnya mengonsumsi makanan standar Amerika dan berolahraga lima kali seminggu selama 30 menit.
Hasilnya, dalam 10 minggu, kelompok yang menjalani diet keto (meski tak berolahraga) mengalami perubahan signifikan untuk berat badan, persentase lemak tubuh, BMI, hemoglobin A1c (tes yang mengukur gula darah seseorang), dan keton (hasil dari membakar lemak tubuh untuk menghasilkan energi).
Tingkat metabolisme istirahat mereka, yakni laju tubuh dalam membakar energi ketika Anda tidak melakukan apa-apa, lebih dari 10 kali lipat dari orang yang mengonsumsi makanan standar. “Semua variabel untuk kelompok ketogenik menunjukkan hasil lebih baik pada mereka yang berada di kelompok olahraga maupun non-olahraga,” para peneliti menulis dalam penelitian ini.
Diet keto adalah diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat, yang mendorong pengikut untuk mendapatkan jumlah protein yang moderat. Dalam diet ini, karbohidrat diganti lemak, dan ini diperkirakan menggeser tubuh Anda ke keadaan metabolik yang dikenal sebagai ketosis.
Diet keto umumnya menghindari gula, makanan olahan, makanan rendah lemak, biji-bijian, dan gluten, buah berkarbohidrat tinggi, dan minyak sayur. Sebagai gantinya, para pengikut didorong untuk makan banyak sayuran non-tepung, daging tanpa lemak dan ikan, susu penuh lemak, kacang-kacangan dan biji-bijian.
Penting untuk diperhatikan bahwa skala penelitian ini kecil dan berfokus pada orang-orang yang memiliki masalah kesehatan. Namun, temuan ini pasti layak dipikirkan jika Anda telah mempertimbangkan untuk keto.(***/women’shealth)

Share the knowledge