Nasional

Inidia Tradisi Kewur Uwi – Tradisi Makan Bersama di Kampung Paua, Flores

Kewur Uwi, Tradisi Makan Bersama di Kampung Paua, Flores - Kompas.com Travel Kompas Seorang ibu di Kampung Paua, Desa Mosi Ngaran, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai

Kewur Uwi, Tradisi Makan Bersama di Kampung Paua, Flores – Kompas.com Travel Kompas Seorang ibu di Kampung Paua, Desa Mosi Ngaran, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai

Kampung Paua berada di Flores. Letak persisnya yaitu di sebuah desa bernama Mosi Ngaran dan Kec. Elar Selatan. Sementara kampung tersebut masuk ke dalam Kabupaten Manggarai Timur. Flores sendiri bagian Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ada yang menarik di sini yaitu tradisi kewur uwi di kampung Paua. Tradisi tersebut sudah melegenda dan sudah menjadi budaya bagi masyarakat di Manggarai Timur. Masyarakat tidak lupa untuk melakukan tradisi tersebut terlebih saat ada tamu yang datang ke kampung tersebut.

Keunikan Tradisi Kewur Uwi di Kampung Paua
Tradisi unik Kewur Uwi sebenarnya adalah tradisi membakar uwi dimana sudah menjadi agenda tahunan sekaligus ritual yang wajib dilaksanakan. Berikut adalah deretan keunikan dari tradisi kewur uwi di kampung Paua.
Dilaksanakan pada saat akan memulai panen padi
Tradisi membakar uwi rupanya dilaksanakan pada saat menjelang panen padi tahunan. Artinya, acara bakar umbi-umbian tersebut akan dilaksanakan oleh masyarakat di seluruh pelosok pada saat ladang sudah masa panen. Uwi sendiri adalah mirip dengan umbi-umbian dan memiliki serabut serta warnanya putih. Uwi yang sudah dibakar biasanya akan diritualkan oleh warga kampung tersebut.
Menurut penduduk sekitar, tapa uwi atau yang dikenal bakar uwi dijadikan sebagai suatu tanda akan dimulainya panen padi di ladang yang tersebar dari lereng hingga bukit di kampung Paua. Lebih menariknya, konon bila ritual ini belum dilaksanakan maka panen padi juga belum bisa dilakukan. Tradisi kewur uwi di kampung Paua dilakukan pada bulan April menurut kalender pertanian yang dipercaya oleh masyarakat kampung tersebut setiap tahunnya.
Perempuan dilarang makan uwi
Menariknya, tradisi kewur uwi di kampung Paua meski dilaksanakan sebagai tanda akan ada panen padi namun masyarakat setempat memiliki larangan sendiri. Larangan ini berkaitan dengan kaum perempuan. Konon kaum perempuan dilarang untuk mengonsumsi uwi atau umbi-umbian yang sudah diritualkan. Para wanita hanya akan melaksanakan bakar uwi serta memasak hidangan nasi rupang yang nantinya dihidangkan untuk warga yang hadir. Namun mereka tidak dapat memakannya.
Sementara itu, orang-orang yang mengonsumsi uwi adalah kaum laki-laki mulai dari anak winar atau kaum laki-laki yang menerima anak gadis yang berasal dari anak Ranar. Terlebih itu, kaum lelaki di kampung tersebut memang sudah mengenal uwi sejak lama. Hal ini mengingat, uwi adalah makanan pokok bagi masyarakat setempat sebelum pada akhirnya mengenal nasi atau tanaman padi. Bahkan uwi adalah makanan pokok pertama di kampung tersebut.
Nah, itulah beberapa keunikan dari tradisi kewur uwi di kampung Paua. Ritual tersebut menjadi semakin unik tatkala kaum perempuan juga dilarang untuk menabuh gong serta gendang yang berada di rumah adat kampung Paua. Bagaimana, tertarik untuk berwisata adat ke kampung Paua tersebut?

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top