Lifestyle

Instagram Ubah Aturan Main Setelah Remaja Inggris Bunuh Diri

Share the knowledge

 

gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=-a4y6tzkJdc

gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=-a4y6tzkJdc

Instagram telah setuju melarang “gambar grafis mencelakakan diri” setelah keberatan diajukan di Inggris menyusul kasus bunuh diri seorang remaja. Ayah si remaja mengatakan, platform berbagi foto telah berkontribusi pada keputusan anaknya untuk mengambil nyawanya sendiri.

Kepala Instagram, Adam Mosseri, mengatakan Kamis (7/2/2019) malam, platformnya telah membuat serangkaian perubahan pada aturan kontennya. “Kita tidak berada di tempat yang kita butuhkan untuk melukai diri sendiri dan bunuh diri, dan kita perlu berbuat lebih banyak untuk melindungi yang paling rentan di komunitas kita,” kata Mosseri.

Mosseri mengatakan perubahan lebih lanjut akan dilakukan. Dia mengaku merasa memiliki tanggung jawab untuk melakukan perubahan dengan benar. Karenanya, pihaknya kata Mosseri, berkomitmen untuk menemukan dan menghapus konten yang dimaksud, dan bekerja sama dengan para ahli dan industri yang lebih luas.

Postcomended   Demi Keselamatan Anak-anak, Inggris Bakal Hapus Tombol "Like" di Medsos

Materi Depresi di Instagram

Seruan untuk perubahan didukung oleh pemerintah Inggris setelah keluarga Molly Russell yang berusia 14 tahun menemukan materi yang berkaitan dengan depresi dan bunuh diri di akun Instagram-nya setelah kematiannya pada 2017.

Ayahnya, Ian Russell, mengatakan, dia yakin konten yang dilihat Molly di Instagram memainkan peran penting dalam kematiannya, tuduhan yang mendapat perhatian luas di pers Inggris.

Perubahan diumumkan setelah Instagram dan perusahaan teknologi lainnya, termasuk Facebook, Snapchat dan Twitter, bertemu dengan Sekretaris Kesehatan Inggris, Matt Hancock, dan perwakilan dari Samaritan, sebuah badan amal kesehatan mental yang bekerja untuk mencegah bunuh diri.

Postcomended   Seorang Pria Merasa Pulih dari Operasi Setelah Berpelukan dengan Seekor Kucing

Instagram juga menghapus gambar non-grafis yang merugikan diri sendiri dalam pencarian. Facebook, pemilik Instagram, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para ahli independen menyarankan bahwa Facebook harus memungkinkan orang untuk berbagi ketika seseorang berkecenderungan melukai diri dan memiliki pikiran untuk bunuh diri, tetapi seharusnya tidak memungkinkan orang untuk mempromosikannya.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top