CBD Village

Terlepas dari segala kontroversinya, Israel tidak main-main membangun negaranya. Bermaksud meningkatkan kehadiran perusahaan-perusahaan besar di negerinya, Pemerintah Israel telah mengucurkan hibah sebesar 120 juta shekel (sekitar Rp 462 miliar) kepada tiga perusahaan multinasional. Israel bermaksud menjadi pusat bioteknologi dan obat-obatan.

Hibah adalah bagian dari program baru untuk meningkatkan bidang kesehatan digital, menyuntikkan kekayaan intelektual baru di Israel, yang diharapkan dapat menghasilkan pendapatan pajak masa depan yang signifikan, dan membangun kehadiran jangka panjang bagi perusahaan multinasional.

Perusahaan yang dipilih untuk berpartisipasi dalam program ini adalah perusahaan perangkat medis Medtronic, GE Healthcare; unit General Electric (GE), dan Change Healthcare, pemasok solusi kesehatan digital.

Medtronic adalah sebuah perusahaan publik yang bergerak di industri farmasi. GE Healthcare adalah unit General Electric yang menyediakan teknologi kesehatan dan jasa pelayanan kesehatan. Sedangkan Change Healthcare adalah perusahaan penyedia pendapatan dan manajemen siklus pembayaran dan solusi pertukaran informasi klinis, menghubungkan pembayar, penyedia, dan pasien dalam sistem perawatan kesehatan AS. Ketiganya merupakan perusahaan asal AS.

Postcomended   Saat Hormon Ghrelin Tak Sanggup Ingatkan Bahwa Kamu Lapar

Perusahaan-perusahaan tersebut, yang akan menerima hibah selama enam tahun, dipilih untuk memperluas pusat penelitian dan pengembangan mereka di Israel, kata Otoritas Inovasi Israel.

“Memperluas pusat R & D (research and development)  ini akan membantu memosisikan Israel sebagai pemain terkemuka di bidang biomedis, sambil menciptakan pekerjaan berkualitas tinggi di bidang teknik dan manufaktur, menghasilkan ekspor tambahan senilai miliaran dolar,” kata Menteri Ekonomi Israel, Eli Cohen

Postcomended   Guatemala Ikuti Jejak AS Bakal Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem

Israel membelanjakan lebih banyak untuk penelitian dan pengembangan (R&D) sebagai bagian dari sumber daya domestiknya dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya. Tahun lalu (2017) Israel secara sempit telah mengalahkan Korea Selatan sebagai pemboros R & D teratas, menghabiskan 4,25 persen dari produk domestik bruto dibandingkan dengan 4,23 persen sebelumnya.

Korea Selatan dan Israel sering bekerja bersama. Pada 2001, pemerintah mereka mendirikan Yayasan R & D Industri Korea-Israel. Pusat R & D pertama Samsung di luar Korea Selatan didirikan di Herzliya dan di Ramat Gan, bekerja di teknologi kamera dan teknologi semikonduktor.(***/reuters/financialtimes)

 

Share the knowledge