Kumpulan Kabar Berita Internasional Terkini atau Hari Ini Suara.com336 × 188Search by image KPK Cegah Istri Setya Novanto ke Luar Negeri di Kasus e-KTP

Kumpulan Kabar Berita Internasional Terkini atau Hari Ini Suara.com336 × 188Search by image KPK Cegah Istri Setya Novanto ke Luar Negeri di Kasus e-KTP

Cemas keburu ngacir ke luar negeri, padahal begitu banyak hal yang ingin dibedah dari perempuan cukup misterius ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta pihak Imigrasi mencegah Deisti Astriani Tagor bepergian ke luar negeri. Deisti adalah istri kedua tersangka kasus proyek e-KTP, Setya Novanto (SN), yang diketahui sebagai “pemegang saham” perusahaan yang terlibat tender proyek e-KTP, PT Mondialindo Graha Persada.

Untuk sementara ini, Deisti dicegah terkait penyidikan kasus yang sama dengan tersangka Direktur PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharjo (ASS). Pencegahan berlaku enam bulan sejak diajukan ke Imigrasi pada 21 November 2017.

Seperti diketahui, Deisti dan anak SN dari istri pertama, Reza Herwindo, tercatat sebagai pemegang saham PT Mondialindo. Perusahaan ini disebut sebagai pemilik PT Murakabi Sejahtera, yang menjadi perusahaan rekanan proyek e-KTP. Untuk diketahui, saham PT Murakabi antara lain juga dimiliki oleh Dwina Michaela, anak SN lainnya dari istri pertama.

Postcomended   Sang Pimpinan Rumah Rakyat Akhirnya Diboyong KPK ke Tahanan

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta,  6 November lalu, mantan Direktur Utama PT Murakabi, Deniarto Suhartono, membenarkan bahwa Deisti, Reza, dan Irvanto Hendra Pambudi (keponakan SN) memiliki saham di perusahaan tersebut.

“Saya baru tahu nama-namanya baru-baru ini, dari akta yang ditunjukan penyidik,” kata Deniarto dalam sidang untuk terdakwa Andi Narogong tersebut. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Deniarto menyebut perubahan nama pemegang saham kerap dilakukan.

Deniarto membeberkan, awalnya perusahaan dimiliki Irvanto. Kemudian kepemilikan perusahaan berganti atas nama Reza. Terakhir, beralih kepada Deisti.

Nama Deisti sebagai pemilik PT Mondialindo terungkap saat SN hadir sebagai saksi di persidangan terdakwa Andi Narogong, pada 3 November. Jaksa KPK menyebut istri dan anak SN ini masing-masing memiliki 50 persen dan 80 persen saham Mondialindo.

Postcomended   #SetyaNovanto Teka-teki Bakpao SN Akhirnya Terjawab

SN juga mengakui pernah menjadi komisaris di PT Mondialindo pada 2000-2002. Namun kata SN, dia tak tahu ada nama istri dan anaknya di perusahaan tersebut. Kuasa Hukum SN (waktu itu) Fredrich Yunadi membenarkan; saham itu dimiliki pada 26 Mei 1998. Namun kata Fredrich SN melepas sahamnya itu pada 2003.

Fredrich juga mengatakan, pada 2008 Deisti dan Reza ditunjuk sebagai komisaris Mondialindo, namun tanpa sepengetahuan mereka karena sedang di Amerika. “Lalu pada 12 September 2011, saham itu dilepas karena dia tidak aktif,” ujar Fredrich.

Tak seperti identitas istri pertama SN yang terang benderang, yakni anak dari mantan Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Sudharsono, identitas Deisti belum banyak terungkap di media. Bahkan usia pastinya pun belum terungkap. Dia hanya diketahui memiliki dua anak laki-laki dari SN, dan dikabarkan sebagai yang membawa SN menjadi mualaf.

Ketika penyidik KPK datang ke kediaman SN pada Rabu malam (saat itu SN disebut menghilang, dan tahu-tahu esoknya mengalami kecelakaan menabrak “tiang listri), hanya ada Deisti beserta kedua anaknya di rumah tersebut.

Postcomended   7 Desember dalam Sejarah: Abdullah Puteh Dijebloskan ke Penjara

Dari sejumlah akun media sosial, termasuk akun Instagram SN, perempuan bongsor ini dikenal sebagai wanita yang modis. Dia kerap tertangkap kamera menyertai kegiatan suaminya baik di acara dengan DPR, Golkar, hingga mengunjungi Masjidil Haram (***/merdeka/metrotvnews/tribunnews/bisnis.com)

Share the knowledge