Ekonomi

Jajak Pendapat: Ragu kepada Trump, Orang AS Berbalik Dukung Perdagangan Bebas

Share the knowledge

Konsep ekonomi Donald Trump yang bertentangan dengan kesepakatan dunia tentang perdagangan bebas, tidak mendapat banyak dukungan dari warga AS. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=LvcI9vGH740)

Konsep ekonomi Donald Trump yang bertentangan dengan kesepakatan dunia tentang perdagangan bebas, tidak mendapat banyak dukungan dari warga AS. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=LvcI9vGH740)

Jajak pendapat terbaru NBC News/Wall Street Journal menunjukkan, orang Amerika semakin tidak nyaman dengan penanganan ekonomi oleh presiden mereka. Erosi ini muncul bersamaan dengan meningkatnya dukungan publik untuk perdagangan bebas.

Ketika konflik tarif pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, dengan Cina mengguncang pasar keuangan dan kepercayaan bisnis, keyakinan orang AS kepada Trump longsor.

Dengan selisih sempit 49-46 persen, warga Amerika masih menyetujui penanganan Trump terhadap ekonomi. Tapi itu turun dari 51 -41 persen pada awal Mei 2019, juga dibanding periode sama tahun lalu yang  50-34 persen.

Pada saat sama, orang Amerika sekarang menyetujui perdagangan bebas sebesar 64-27 persen, dengan margin lebih baik dari dua banding satu. Itu naik dari 57-37 persen di awal masa kepresidenan Trump, dan 51-41 persen mendekati akhir masa jabatan Presiden Barrack Obama.

Postcomended   Amerika Sedang Dilanda Demam Skuter Listrik, Tren Mobilitas Warga Terbaru

Penilaian lebih positif itu didorong paling tajam oleh para independen politik, yang kini merangkul perdagangan bebas dengan selisih 77-15 persen; di kalangan Demokrat, marginnya adalah 73-20 persen. Tetapi bahkan sesama Republikan-nya Trump telah berubah positif ke arah (menyetujui) perdagangan bebas, 52-39 persen, setelah melihatnya lebih skeptis di awal pemerintahannya.

Persetujuan keseluruhan untuk Trump sedikit turun dalam survei menjadi 43 persen dari 45 persen pada Juli. Itu masih dalam kisaran hasil sebelumnya untuk presiden yang peringkatnya dengan pemilih terpolarisasi tajam tetap stabil.

Sentimen publik tentang kampanye pemilihan ulang Trump tetap stabil. Hanya 40 persen orang AS mengatakan mereka berencana memilihnya pada pemilu 2020, naik dua poin dari Desember lalu. Proporsi yang berencana untuk menentangnya tetap di 52 persen.

Postcomended   21 November dalam Sejarah: Thomas Edison Temukan Alat Putar dan Rekam Suara Pertama

Survei tersebut menemukan sedikit peningkatan dukungan untuk pelarangan senjata serbu gaya militer setelah penembakan massal baru-baru ini. Mayoritas 62 persen sekarang menyatakan dukungan untuk larangan tersebut, naik dari 51 persen pada Juni 2016.

Mayoritas besar juga mendukung pemeriksaan latar belakang yang diperluas untuk pembeli senjata, undang-undang “bendera merah” untuk mengidentifikasi orang-orang berbahaya, dan program sukarela di mana pemerintah akan membeli kembali senjata api dari pemilik saat ini.

Namun jajak pendapat itu juga menunjukkan batas selera publik untuk menekan Kongres agar bertindak. Hampir setengah dari orang Amerika, 45 persen, mengatakan, mereka khawatir pemerintah akan bertindak terlalu jauh dalam membatasi hak-hak senjata, sementara 50 persen khawatir pemerintah mungkin tidak bertindak cukup jauh.

Sementara itu, survei menunjukkan proporsi orang Amerika yang mengatakan seseorang di rumah mereka memiliki senjata telah meningkat menjadi 46 persen, naik dari 42 perseb dibanding survei sebelumnya. Survei telepon 1.000 orang dewasa, dilakukan 10-14 Agustus 2019, membawa margin untuk kesalahan 3,1 poin persentase.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top