Internasional

Jamal Khashoggi Ada di Antara Empat “Person of the Year” Majalah Time

Share the knowledge

Nasibnya yang tragis dan kematiannya yang mengungkap kebobrokan karakter pemerintah kerajaan Arab Saudi di tengah upaya reformasi setengah hati negara ini, membawa nama kolomnis The Washington Post ini menjadi salah satu dari dari empat “Person of the Year 2018” majalah Time yang diberi tajuk “The Guardian”.

Time dalam ulasannya menulis tentang sang jurnalis, Jamal Khashoggi, sebahai pria gemuk dengan jenggot abu-abu yang berani tidak setuju terhadap pemerintah negaranya. “Dia mengatakan kepada dunia kebenaran tentang kebrutalannya terhadap mereka yang akan berbicara. Dan dia dibunuh untuk itu,” tulis Time.

Time menerbitkan empat sampul berbeda yang masing-masing menampilkan jurnalis dari seluruh dunia, salah satunya adalah Khashoggi. Jurnalis yang tewas di kedutaan Saudi di Turki awal tahun ini tersebut, muncul sendirian dalam satu sampul, sementara lima jurnalis  surat kabar Amerika Serikat (AS) Capital Gazette, yang tewas dalam satu penyerbuantampil di tempat lain.

Postcomended   Berkat Peran Istri George Clooney, Wartawan yang Ditahan Rezim Myanmar Dibebaskan

Gambar Maria Ressa, Wa Lone, dan Kyaw Soe Oo, muncul di dua sampul terakhir. Ressa adalah editor Rappler, situs berita Filipina yang kritis terhadap kepemimpinan negara itu, sementara Wa Lone dan Kyaw Soe Oo adalah dua wartawan Reuters yang hingga kini masih dipenjara di Myanmar karena menginvestigasi pembantaian Muslim Rohingya.

Menurut Time, mereka dipilih karena berani mengambil risiko besar untuk mengejar kebenaran yang lebih besar, dalam pencarian fakta yang penting namun tidak sempurna untuk berbicara dengan lantang. Tahun lalu, tajuk “Persons of the Year” majalah itu diberi nama “the Silence Breakers”, tentang wanita dan pria yang berbicara menentang pelecehan seksual.

Polling pembaca tahun 2018 ini memilih BTS, band Korea, sebagai pemenang, dengan Planet Earth menempati posisi kedua.

Postcomended   Aktivis Radio Suriah yang Getol Sindir Assad dan ISIS, Ditembak Mati

Tradisi ini dimulai oleh Time pada 1927 dengan nama “Man of the Year” yang mengakui orang yang lebih baik atau lebih buruk; telah melakukan yang “ter” yang mempengaruhi peristiwa tahun ini.

Sebagian besar orang yang dipilih adalah individu, tetapi tidak semuanya. Pada 2014 tema yang diambil adalah mengenai “Pejuang Ebola”. Pada 2011 “The Protester” mengakui arti penting dari apa yang disebut Arab Spring.

Saat itu tahun 1950, Time menjelaskan seperti diteruskan laman BBC, bahwa majalah memutuskan kelompok serta individu dapat dipilih sebagai “Person of the Year”. “Petarung Amerika” dipilih pada tahun itu, dan diikuti oleh orang-orang Hongaria pada 1956 dan kemudian para ilmuwan, orang-orang Amerika di bawah 25 tahun, dan Tuan dan Nyonya Amerika Tengah.

Pada tahun 2006, “Person of the Year” hanya bertajuk “Anda”, dengan desain sampul cermin, yang mencerminkan pentingnya konten internet yang dibuat pengguna.***

Postcomended   George Soros Dinobatkan sebagai "Person of the Year" oleh Koran Bergengsi FInancial Times, Kritikus: Ini Lucu dan Gila

 


Share the knowledge
To Top