Jangan Ngopi di Pesawat, Standar Air Maskapai Penerbangan Umumnya Buruk

Ekonomi
Share the knowledge

(gambar ilustrasi dari: https://www.youtube.com/watch?v=T510giCohSw)
Ngopi di pesawat (gambar ilustrasi dari: https://www.youtube.com/watch?v=T510giCohSw)

Satu penelitian terhadap maskapai-maskapai penerbangan besar menunjukkan, “Angka Kesehatan Air” maskapai-maskapai tersebut cenderung tidak memenuhi syarat “air yang relatif aman dan bersih”. Dari skor tiga atau lebih yang disyaratkan, hanya tiga maskapai AS yang mendapatkan skor minimalis: tiga.

Penelitian menetapkan standar pada setiap maskapai yang termasuk dalam penelitian. “Angka Kesehatan Air” dari nol hingga lima, berdasarkan kriteria seperti ukuran armada, keberadaan bakteri E.coli dan coliform dalam sampel air yang dikumpulkan antara 2012-2019, dan pelanggaran terhadap Peraturan Air Minum Badan Perlindungan Lingkungan Pesawat (ADWR), dicatat selama periode yang sama.

Skor tiga atau lebih tinggi menunjukkan “air yang relatif aman dan bersih”. Penelitian menunjukkan, dari 10 maskapai besar AS yang menjadi objek penelitian, hanya tiga yang memiliki skor di atas tiga. Mereka adalah Alaska Airlines (3.30, Allegiant Air (3.3), dan Hawaiian Airlines (3.1). Selebihnya memiliki skor di bawah tiga.

ADWR, yang mulai berlaku pada Oktober 2011, menuntut agar maskapai penerbangan menyediakan air minum yang aman dan mengharuskan mereka untuk secara rutin mendisinfeksi dan menyiram tangki air pesawat, serta menguji sampel air untuk bakteri coliform.

Postcomended   Realisasi Investasi Januari – September Tahun 2017 Rp 513,2 triliun, Telah Mencapai 75,6% dari Target

Ketika maskapai menemukan coliform dalam sampel air, mereka harus mengujinya lagi untuk menentukan apakah mengandung E.coli. Jika benar (mengandung E.coli), pihak maskapai harus mematikan akses publik ke sistem air mereka dalam waktu 24 jam dan mendisinfeksi dan membuangnya.

Direktur eksekutif Food Policy Center dan pendiri Diet Detective, Charles Platkin, percaya persyaratan 24 jam terlalu longgar. “Kenapa tidak segera? Pun berniat, ini hanya terasa seperti versi yang dipermudah dari apa yang seharusnya menjadi peraturan bagi maskapai penerbangan,” katanya kepada HuffPost.

Sementara penelitian menemukan bahwa pelanggaran ADWR telah menurun dalam beberapa tahun terakhir di semua maskapai, ada kemungkinan bahwa ini disebabkan kurangnya penegakan oleh EPA, yang belum mengeluarkan banyak hukuman sipil dalam periode waktu tersebut.

Platkin juga menunjukkan bahwa standar yang berbeda, Peraturan Air Minum Utama Nasional, termasuk pengujian mikroorganisme tambahan, bukan hanya coliform. “Kami perlu memastikan pelanggaran memiliki hukuman dan biaya yang membuat maskapai ingin mematuhinya. Kami harus memperketat aturan dan menambahkan lebih banyak tes untuk menentukan kualitas air pesawat,” katanya. “Ini bukan hanya faktor penentu; ada masalah kesehatan masyarakat.”

Postcomended   Di Tengah Amarah Masyarakat Cina atas Iklan yang Melecehkan, Dolce dan Gabanna Memohon Maaf

Jadi, Bagaimana Hal Ini Mempengaruhi Wisatawan? Laporan tersebut mengonfirmasi apa yang telah ditunjukkan oleh penelitian sebelumnya bahwa: Anda tidak boleh minum air pesawat.

Pramugari menuangkan air minum dari botol, tetapi maskapainya masih menggunakan air dapur untuk kopi dan teh yang mereka layani. Penumpang juga melakukan kontak dengan air pesawat ketika mencuci tangan atau bahkan minum dari wastafel di toilet.

Kopi pesawat telah menjadi sasaran di masa lalu karena kekhawatiran lain tentang kebersihan kontainer air di pesawat. Platkin menyarankan para pelancong untuk menjauhi teh dan kopi, khususnya pada maskapai-maskapai dengan skor air terendah.

Berikut ini adalah peringkat ADWR untuk 10 maskapai besar di AS:
Alaska Airlines: 3.3
Allegiant Air: 3.3
Hawaiian Airlines: 3.1
Frontier Airlines: 2.6
Southwest Airlines: 2.4
Delta Air Lines: 1.6
American Airlines: 1,5
United Airlines: 1.2
JetBlue: 1
Spirit Airlines: 1

Postcomended   Tempe Siswa Indonesia Terbang ke Antariksa

***

 


Share the knowledge

Leave a Reply