Lifestyle

Jantung Orang yang Setiap Hari Terpapar Polusi, Lebih Besar

IrishHealth

Peringatan bagi Anda yang sehari-hari beraktivitas atau hidup di area jalanan yang terpolusi. Menurut penelitian terbaru, paparan teratur oleh polusi udara yang rendah pun dapat menyebabkan perubahan pada jantung yang mirip dengan apa yang pada tahap awal disebut gagal jantung. 

Sebuah penelitian terhadap 4.000 orang di Inggris menemukan bahwa mereka yang hidup di jalanan yang bising dan sibuk, memiliki ukuran jantung lebih besar daripada mereka yang tinggal di daerah yang kurang tercemar. Ini terlepas dari fakta bahwa orang-orang dalam penelitian itu terpapar polusi sesuai standar Inggris.

Para peneliti meminta pemerintah untuk mengurangi polusi udara lebih cepat. Satu tim ilmuwan, yang dipimpin oleh Queen Mary University of London, menganalisis data kesehatan orang-orang yang tidak memiliki masalah jantung dan merupakan bagian dari studi Biobank UK, termasuk ukuran, berat dan fungsi jantung mereka.

Postcomended   Israel Bermaksud Menjadi Pusat Bioteknologi dan Obat-obatan

Para peneliti juga mengamati tingkat polusi di daerah tempat mereka tinggal. Studi menemukan hubungan yang jelas antara paparan tingkat polusi yang lebih tinggi dan ventrike (ruang pompa penting di jantung) kanan dan kiri yang lebih besar;

Untuk setiap tambahan satu mikrogram per meter kubik PM2,5 –partikel kecil polusi Udara– dan untuk setiap 10 mikrogram tambahan per meter kubik nitrogen dioksida, jantung membesar sekitar 1%.

Perubahan itu sebanding dengan badan yang tidak aktif secara konsisten, atau mengalami peningkatan tekanan darah, kata Dr Nay Aung, yang memimpin analisis data studi tersebut.
“Polusi udara harus dilihat sebagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi,” katanya.

Dokter dan masyarakat umum, kata Aung, perlu menyadari paparan polusi terhadap mereka ketika mereka berpikir tentang kesehatan jantung mereka, sama seperti mereka berpikir tentang tekanan darah mereka, kolesterol dan berat badan mereka.

Postcomended   Gerakan Khas Michael Jackson Ini Mengherankan para Dokter

Polusi partikel halus sangat berbahaya karena dapat menembus jauh ke dalam paru-paru dan sistem kardiovaskular. Paparan nitrogen dioksida dalam penelitian berkisar antara 10-50 mikrogram per meter kubik –batas Inggris dan WHO adalah 40 mikrogram per meter kubik.

Aung mengatakan, perubahan dalam jantung relatif kecil dan berpotensi dibatalkan. Namun dia mengatakan fakta bahwa setiap perubahan sama sekali dapat dideteksi bahwa tingkat pencemaran udara yang relatif rendah sekalipun dapat berdampak buruk bagi kesehatan. “Jika Anda berpikir tingkat polusi udara saat ini aman, maka secara teori kita tidak bisa mendeteksi perubahan apa pun,” tambah Aung.(***/BBC)

Postcomended   Peneliti Pelajari Mengapa Rambut Hanya Tumbuh di Tempat Tertentu Saja

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top