Setelah bertahan sejak 2013 sebagai orang terkaya di dunia, Bill Gates (61) akhirnya harus lengser tahun ini. Singgasana pendiri Microsoft Corp ini harus diserahkan kepada Jeff Bezos (53), pemilik raksasa ritel online Amazon.com, tapi hanya untuk sekitar tiga jam.

Penyebabnya, saham Amazon.com melonjak 1,8 persen menjadi 1,071.31 dolar AS pada Kamis (27/7/17) pukul 09:30 di New York, yang mendorong kekayaan pribadi Bezos menjadi lebih dari 91 miliar dolar AS (sekitar Rp 100 triliun), satu poin lebih tinggi dibanding kekayaan Gates.

Bloomberg mencatat, jika saham Amazon.com bertahan hingga akhir perdagangan pada pukul 16.00, Bezos akan melampaui Gates di Bloomberg Billionaires Index.

Tapi rupanya pada pukul 13.30 waktu setempat, seperti di-up-date situs Forbes, posisi Bezos kembali nyungsep di bawah Gates pada pemeringkatan real-time-nya Forbes. Gates mengakhiri hari itu kembali sebagai orang terkaya di dunia.

Berikut ini susunan 10 orang terkaya di dunia sesuai estimasi Forbes pada Kamis, 27 Juli 2017, yang hanya bertahan beberapa jam, seperti dilansir Dailymail:

1) Jeff Bezos: $91 billion

2) Bill Gates: $90 billion

Postcomended   Tren Hengkangnya Para Pendiri Perusahaan Startup: Mungkin Mereka Lelah

3) Amancio Ortega: $82.7 billion

4) Warren Buffet: $74.5 billion

5) Mark Zuckerberg: $56 billion

6) Carlos Slim: $54.4 billion

7) Larry Ellison: $52  billion

8) Charles Koch: $48 billion

9) David Koch: $48 billion

10) Michael Bloomberg: $47.5 Billion

(http://www.dailymail.co.uk/news/article-4736168/The-91-BILLION-man-Jeff-Bezos-surpasses-Bill-Gates.html).

Amazon Indonesia │ Shopping at Amazon USA from Indonesia Spotastore.com300 × 250Search by image Amazon Indonesia

Amazon Indonesia │ Shopping at Amazon USA from Indonesia Spotastore.com300 × 250Search by image Amazon Indonesia

Amazon.com adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan berbasis online terbesar di dunia. Perusahaan yang berkantor pusat di Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS), ini, pada awalnya hanya menjual buku, namun sekarang telah bervariasi hingga merambah DVD, CD, video dan download/streaming, MP3, software, video game, elektronik, pakaian, furnitur, makanan, mainan, perhiasan, dll.

Dimulai ketika pada Juli 1994, ketika internet mulai banyak digunakan orang, Jeff Bezos mulai ikut aktif menggunakan internet untuk berdagang. Bisnis via internet ini diproyeksikan akan semakin berkembang hingga 2.300%, hingga Bezos berani memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai wakil presiden D.E. Shaw, sebuah perusahaan di Wall Street.

Dia pun mulai mendaftar 20 produk yang bisa dipasarkan secara online, antara lain compact disc (CD), hardware dan software komputer, video, dan buku. Besarnya permintaan akan buku membuat Jeff memutuskan akan fokus menjual buku. Jeff menamakan toko online-nya Amazon; nama sungai terpanjang di dunia.

Postcomended   Tarif Trump Bikin Harga Tak Masuk Akal, Ford Batalkan Impor Mobilnya Sendiri

Dua bulan sejak peluncurannya, Amazon telah menjual produk ke-50 kota di hampir lebih dari 45 negara. Pada bulan berikutnya, penjualan Amazon naik hingga 20 ribu dolar AS setiap minggu. Tiga tahun saja dari sejak berdiri, Bezos sudah berani melakukan penawaran saham perdana ke publik.

 

Pada 1998, Amazon mulai lebih berani meragamkan jenis barang yang dijual. Untuk membuat konsumen tak lari, Amazon juga terus berinovasi, seperti dengan meluncurkan 1-ClickTM yang memungkinkan konsumen membeli online dengan 1 klik. (Riset dan analisa; Tryning Rahayu Setya W. https://m.merdeka.com/profil/mancanegara/a/amazon).

Bezos yang memiliki nama lengkap Jeffrey Preston Bezos, lahir pada 12 Januari 1964 di Albuquerque, Kota New Mexico. Di usia 5 tahun, Bezos pindah ke Houston, Texas, mengikuti tempat ayah tirinya bekerja.

Bezos sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia elektronik sejak masih kecil. Ketika masih duduk di SD, dia membuat alarm listrik sederhana yang dipasang di rumahnya sendiri. Dengan alarm tersebut ia bisa mengawasi adik-adiknya agar tidak keluar rumah.

Postcomended   Ini dia Sejarah Wireless Fidelity (Wi-Fi)

Lulus SMA, Bezoz mengambil jurusan Ilmu Komputer dan elektro di Universitas Princeton. Bezos rupanya tergolong berotak encer sehingga sering memeroleh sejumlah prestasi akademis. Hal ini juga yang membuatnya cukup mudah mendapatkan pekerjaan selepas kuliah.***(ra)

Share the knowledge