Thanos (Marvel Studios)

Thanos (Marvel Studios)

Pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencuri perhatian peserta Forum Ekonomi Dunia di Hanoi, Vietnam, Rabu (12/9/2018). Kantor berita Reuters melaporkan, Jokowi menggambarkan seakan-akan perang perdagangan yang sedang memanas, terutama antara AS dan Cina, bagai “Infinity Wars”; merujuk pada satu film Hollywood. Dan bahwa ada tokoh jahat di film itu yang harus dicegah. Peserta forum pun bertepuk tangan dan tertawa. Apakah Donald Trump ada di dalam pikiran mereka?

Kantor berita yang berbasis di Inggris, Reuters, dalam laporannya Rabu menyebutkan bahwa Jokowi menggambarkan perang perdagangan antar negara hanya akan memimpin populasi dunia menuju “Infinity Wars”; perang tanpa batas, mengacu pada film blockbuster dari franchise Marvel Cinematic Universe.

“Tidak sejak Depresi Besar 1930-an perang dagang meletus dengan intensitas yang mereka miliki saat ini,” kata Jokowi di hadapan para pemimpin negara-negara termasuk Cina, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Postcomended   Potensi Zakat Indonesia Rp 213 Triliun per Tahun

“Tapi yakinlah, saya dan rekan-rekan Avengers saya siap untuk mencegah Thanos memusnahkan separuh populasi dunia,” tambahnya, diikuti tawa dan tepuk tangan dari para hadirin.

Thanos adalah tokoh antagonis dari film “Avengers: Infinity War”. Di film itu, Thanos menyapu bersih separuh dari semua kehidupan di alam semesta untuk memecahkan masalah sumber daya yang terbatas untuk populasi yang terus bertambah.

Namun asumsi jumlah sumber daya yang terbatas di dunia adalah salah, kata Jokowi, dengan alasan teknologi memungkinkan orang untuk meregangkan potensi sumber daya alam.

Seperti diketahui, fokus Presiden AS, Donald Trump, pada defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) telah mendorongnya untuk menyatakan perang perdagangan ke beberapa negara, antara lain dalam bentuk pengenaan tarif 25 persen pada barang Cina senilai 50 miliar dollar AS.

Trump juga selalu mengancam akan memperluas daftar produk yang akan ditarif –terlebih jika Cina selalu mengalami surplus perdagangan dengan AS. Cina pun lalu membalas dengan menaikkan tarif beberapa barang dari AS.

Postcomended   13 September dalam Sejarah: IBM Bidani Kelahiran Komputer Pertama Seberat Satu Ton

Analis mengatakan, Indonesia tidak berada pada daftar tinggi negara-negara yang bisa terpengaruh oleh perang dagang AS dengan Cina. Vietnamm dipandang lebih rentan, karena perannya yang lebih besar dalam rantai produksi dalam produk ekspor Cina.

Secara tidak langsung, ketegangan perdagangan global telah membantu menjinakkan minat investor terhadap aset berisiko dan mendorong arus keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia dan Vietnam.

Dalam pidatonya Jokowi kemudian menambahkan bahwa yang dia maksud dengan Thanos atau penggambarannya mengenai “Infinity Wars” tidak mengacu pada Amerika Serikat atau negara lain mana pun, juga tidak pada sosok orang tertentu.

“Thanos bukan orang pribadi –maaf mengecewakan Anda,” ujar Jokowi, lagi-lagi diiringi tawa hadiri. Thanos, kata Jokowi, ada di dalam kita semua. “Thanos adalah keyakinan sesat bahwa agar kita berhasil, yang lain harus menyerah. Dia adalah kesalahpahaman bahwa kebangkitan beberapa pasti berarti penurunan orang lain.” ***

Share the knowledge