Internasional

Pendiri WikiLeaks Julian Assange Berhasil Dibekuk

Share the knowledge

Jualian Assange dibekuk dari kedutaan Ekuador (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=7Z00wtysST4)

Julian Assange dibekuk dari kedutaan Ekuador (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=7Z00wtysST4)

Pelarian pendiri situs  internet pembocor rahasia, WikiLeaks, tampaknya harus berakhir. Julian Assange, Kamis (11/4/2019) seperti dilansir The Guardiantelah ditangkap di kedutaan Ekuador di London.

Dalam video yang diposting di laman The Guardian, Assange terlihat digiring oleh sejumlah pria dari pintu kedutaan. Assange yang mengenakan pakaian gelap dengan rambut memutih dan memelihara janggut yang juga memutih, terlihat meronta sambil berteriak sebelum tanpa daya dijebloskan ke dalam kendaraan tertutup yang tampaknya mobil tahanan.

Assange ditangkap setelah negara Amerika Selatan itu menarik suakanya terhadap Assange. Assange telah diberikan perlindungan di kedutaan sementara dengan jaminan di Inggris atas tuduhan kekerasan seksual terhadapnya di Swedia.

Assange (47), menghabiskan hampir tujuh tahun di dalam kedutaan Ekuador untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. Dia ditangkap pada hari Kamis juga berdasarkan surat perintah pengadilan Westminster pada tanggal 29 Juni 2012 ketika dia tak mau menyerahkan diri ke pengadilan.

Polisi Metropolitan seperti dilaporkan The Guardian mengatakan: “Dia telah ditahan di kantor polisi pusat London, untuk diajukan ke pengadilan hakim Westminster sesegera mungkin. “MPS (Layanan Polisi Metropolitan) memiliki tugas untuk mengeksekusi surat perintah, atas nama pengadilan hakim Westminster, dan diundang ke kedutaan oleh duta besar, setelah penarikan suaka oleh pemerintah Ekuador.”

Presiden Ekuador, Lenn Moreno, mengatakan di Twitter: “Dalam keputusan berdaulat, Ekuador menarik status suaka kepada Julian Assange setelah berulang kali melanggar konvensi internasional dan protokol kehidupan sehari-hari.”

Postcomended   Ketika Supir Taksi Lulusan SD Terima Tantangan Mengobrol dalam Inggris: Balada Tarnedi

Menanggapi penangkapan sang boss, pihak WikiLeaks mengatakan Moreno telah bertindak ilegal dalam mengakhiri suaka politik Assange yang dianggap melanggar hukum internasional.

Sekretaris luar negeri Inggris, Jeremy Hunt, bercuit: “Julian Assange bukan pahlawan dan tidak ada siapapun yang di atas hukum. Dia telah bersembunyi dari kebenaran selama bertahun-tahun. Terima kasih Ekuador dan Presiden Lenin Moreno atas kerja sama Anda dengan Kantor Luar Negeri untuk memastikan Assange menghadapi keadilan.”

Sekretaris rumah (Kedutaan Ekuador), Sajid Javid, menambahkan: “Hampir tujuh tahun setelah memasuki kedutaan Ekuador, saya dapat memastikan bahwa Julian Assange sekarang dalam tahanan polisi dan menghadapi keadilan di Inggris. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ekuador atas kerja sama Polisi Metropolitan atas profesionalismenya. Tidak ada yang di atas hukum. ”

Postcomended   23 Agustus dalam Sejarah: Inggris Rebut Hongkong, Tandai Kian Beratnya Perang Candu

Penangkapan Assange terjadi sehari setelah WikiLeaks menuduh pemerintah Ekuador melakukan “operasi mata-mata yang luas” terhadapnya. WikiLeaks mengklaim pertemuan dengan pengacara dan dokter di dalam kedutaan selama setahun terakhir secara diam-diam telah difilmkan.

Assange menolak meninggalkan kedutaan karena dia merasa akan diekstradisi ke Amerika Serikat (AS) untuk diinterogasi atas aktivitas WikiLeaks-nya. Pada saat itu, Assange mengklaim bahwa jika dia diekstradisi ke Swedia, kemungkinan akan ditangkap oleh AS dan menghadapi dakwaan terkait publikasi ratusan ribu kabel diplomatik AS oleh WikiLeaks.

The Guardian melaporkan, jurnalis dan pendukung Assange, John Pilger, pekan lalu menyerukan agar orang-orang mengisi jalan di luar kedutaan Ekuador dan melindunginya serta menunjukkan solidaritas untuk seorang pria pemberani”.

Otoritas AS tidak pernah secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah menuduh Assange, tetapi pada November 2018 sebuah kesalahan dalam dokumen yang diajukan dalam kasus yang tidak terkait, mengisyaratkan bahwa tuntutan pidana terhadap Assange mungkin telah disiapkan secara rahasia.

Postcomended   Ekuador Beri Ultimatum Kucing pada Pendiri WikiLeaks

Hubungan antara Assange dan Kedutaan Ekuador untuk Inggris, telah memburuk selama bertahun-tahun. Pada bulan Maret 2018, akses internet Assange terputus dan dia dilarang mendapatkan kunjungan. Pemerintah Ekuador juga pernah mengeluh bahwa bujet untuk melindungi Assange di kedutaannya cukup menguras keuangan mereka.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top