BANDUNG – Kemeriahan Asian African Carnival 2018 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/4) siang, berlanjut hingga malam hari. Kali ini kemeriahan diberikan band lawas, Kahitna. Suasana event yang menjadi rangkaian Asian African Week 2018, berubah menjadi romantis.

“Kahitna sudah lama sekali tidak tampil di jalanan seperti di Jalan Asia Afrika di Bandung ini. Senang sekali kita dikasih kepercayaan untuk tampil disini lagi,” tutur salah seorang vokalis Kahitna, Hedi Yunus.

Dihadapan ribuan fansnya yang memadati Jalan Asia Afrika, Kahitna tampil enerjik. Aksi-aksi trio vokalis Hedi Yunus, Carlos Saba, dan Mario Ginanjar, mampu membuat histeris penonton yang didominasi wanita.

“Penonton Bandung luar biasa, Kahitna ini lahir dan bangga menjadi orang Bandung,” kata Hedi Yunus lagi.

Dalam penampilannya kali ini, Kahitna yang dimotori Yovie Widianto, membawakan lagu-lagu hitsnya. Penonton berkali-kali diajak bernyanyi bersama.

Deretan lagu hits yang dibawakan Kahitna antara lain Andai Dia Tahu, Cantik, Cerita Cinta dan lainnya. Namun, keseruan terjadi saat para personel Kahitna mengajak seorang penonton wanita ke panggung.

Postcomended   Tyas Mirasih Mengaku Khatam Anak Band

“Dalam setiap konser Kahitna, pasti banyak cewek-cewek cantik. Nah makanya buat para jomblo yang ingin memiliki pasangan, datang saja ke konsernya Kahitna. Mudah-mudahan pulang dapat pasangan. Percaya deh,” kata Hedi kepada penonton pria.

Setelah berinteraksi, penonton wanita yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, diajak berduet. Lagu yang dipilih adalah Tak Sebebas Merpati. Setelah lagi ini, Kahitna juga mengajak seorang penonton anak-anak bernama Ajuan ke panggung. Bocah berusia 8 tahun ternyata mengetahui lagu-lagu Kahitna yang tenar pertengahan 90-an.

Sebelumnya, Plt Walikota Bandung M Solihin, berharap kehadiran Hedi Yunus, Yovie Widianto dkk, bisa melengkapi keseruan Asia Africa Week 2018.

“Kita berharap apa yang ditampilkan Kahitna disini mampu menghibur seluruh pengunjung di Asia Afrika ini,” tuturnya.

Postcomended   Nyanyi Bareng di Konser SLANK, Mensos Sisipkan Pesan Kebangsaan

Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengaku senang panitia Asia Africa Week menghadirkan artis. Sebab, artis memiliki makna penting dalam setiap perhelatan. Artis juga bisa membranding sebuah acara.

“Kehadiran artis dalam sebuah kegiatan, memiliki nilai lebih. Apalagi jika artis-artis itu memiliki basis fans yang besar. Artinya, mereka bisa mem-branding event tersebut. Dan peluang mendatangkan wisatawan menjadi sangat besar,” papar

Dijelaskan Menpar, artis atau selebritas sekaligus akan menjadi endorser yang luar biasa bagi kampanye pariwisata.

“Seperti sudah sering saya bahas, untuk strategi media saya punya jurus yang saya sebut POSE: paid, owned, social media, dan endorser. Tiga yang pertama yaitu: paid media, owned media, social media dijadikan satu, saya namakan convergence media. Sementara unsur keempat yaitu endorser punya peran yang tak kalah penting. Karena, dalam marketing siapa yang bicara itu sangat penting. Apalagi di Indonesia, siapa tokoh yang berbicara jauh lebih penting lagi,” ulasnya.