Kamera Polaroid kembali diproduksi. Namun produsennya bukan Polaroid, melainkan perusahaan yang ingin melestarikan kamera cetak instan ini, yakni Impossible Project (IP). Polaroid sendiri berhenti memproduksi film pada 2009. IP yang begitu nge-fans pada Polaroid, kala itu segera menyewa satu pabrik, membeli peralatan yang tersisa, lalu membuat dan memproduksi kembali film untuk Polaroid. Hingga akhirnya, IP bahkan berhasil membeli perusahaan Polaroid lengkap dengan semua lisensinya.

Hasilnya, tahun ini IP sudah mulai memproduksi kembali dan menjual kamera Polaroid dengan nama Polaroid OneStep 2. Harganya 99 dolar AS atau setara 1.336.500 (kurs Rp 13.500). IP juga bahkan kini memproduksi ponsel pintar dengan merek sama.

Dari The Verge, kamera legendaris ini akan mulai dipasarkan pada 16 Oktober 2017, namun bisa mulai dipesan sejak sekarang.

Polaroid terbaru ini dilengkapi timer dan flash. Sesuai dengan perkembangan zaman, baterainya mengadopsi teknologi masa kini yakni menggunakan kabel USB.

Film-nya dijual seharga 16 dolar (sekitar 108.000). Per paket berisi delapan foto baik untuk foto hitam putih maupun berwarna. Spesifikasi ini sebenarnya telah dimulai tahun lalu untuk kamera instan produksi IP sendiri bernama I-1.

Selain film tipe I Polaroid yang baru, juga akan ada film baru untuk kamera seperti Polaroid SX-70, Spectra, dan OneStep asli: Polaroid 600. Kebangkitan ini dalam banyak hal merupakan realisasi akhir dari tujuan awal IP.

Setelah melewati dua kebangkrutan, Polaroid bertahan hidup dengan memberi lisensi mereknya ke sana sini, antara lain ke kamera digital dan produk lainnya.

Pada satu titik, dia mencoba kembali ke kamera film instan dengan mengumumkannya di CES pada tahun 2010, namun tidak pernah terwujud. Merek legendaris ini pun pudar seiring berlalunya waktu.

Perusahaan Polaroid awalnya merupakan sebuah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk optik. Perusahaan yang didirikan Edwin H. Land pada 1937 ini bermarkas di Minnetonka, Minnesota, Amerika Serikat.***