Kantor Berita Asing: Jokowi Tunda Umumkan Kemenangan, Prabowo Bersikeras Telah Menang

Nasional
Share the knowledge

 

Gajahpun dikerahkan untuk mendistribusikan kotak suara ke seluruh pelosok Indonesia (gambar dari: AFP/https://www.youtube.com/watch?v=JEKX5LRtL3U)
Gajahpun dikerahkan untuk mendistribusikan kotak suara ke seluruh pelosok Indonesia (gambar dari: AFP/https://www.youtube.com/watch?v=JEKX5LRtL3U)

Terkait pemilu presiden di Indonesia, Agence France Presse, AFP, melaporkan, Joko Widodo yang dimenangkan sejumlah lembaga survei hitung cepat menunda mengumumkan kemenangannnya. Sementara pesaingnya, Prabowo Subianto, bersikeras dia telah menang.

Kantor berita berbasis di Paris, Prancis, AFP, dalam laporannya menyebutkan bahwa Joko Widodo, 57, berada di jalur yang tepat untuk terpilih kembali sebagai pemimpin demokrasi terbesar ketiga di dunia karena hasil tidak resmi menempatkannya dalam posisi yang nyaman atas mantan jenderal penghasut (firebrand), Prabowo Subianto, setelah pemungutan suara yang ditutup Rabu (17/4/2019) di kepulauan 17.000 pulau ini.

Sementara hasil resmi belum jatuh tempo sampai bulan depan, tulis AFP, serangkaian “hitung cepat” oleh lembaga survei menunjukkan presiden petahana itu unggul sebanyak 11 poin. “Hitung cepat telah menjadi indikator yang dapat diandalkan dalam pemilihan terakhir, tetapi Widodo menunda menyatakan kemenangan, sementara saingannya bersikeras dia telah menang,” tulis AFP.

Postcomended   2 Maret dalam Sejarah: Gerakan Permesta Dideklarasikan; Ada CIA Menunggangi Mereka

“Kita semua telah melihat hasil polling dan penghitungan cepat, tetapi kita masih harus menunggu hasil resmi,” kata Widodo kepada pendukung yang bersorak di Jakarta, dilansir AFP. Sementara Subianto, 67, –yang mengancam akan melakukan protes jalanan dan proses hukum jika kalah– bersikeras bahwa dia adalah pemimpin Indonesia berikutnya, tanpa memiliki bukti spesifik.

“Kami tidak akan menggunakan taktik ilegal karena kami telah menang,” kata Subianto. “Bagi mereka yang membela (saingan saya), saya masih akan membela Anda. Saya adalah presiden semua orang Indonesia,” tambahnya.

Subianto, sebut AFP, kalah dari Widodo pada 2014 yang menganggap pemilu curang dan membawanya ke proses   hukum yang gagal. “Kampanye tahun ini diselingi mudslinging (saling umpat) pahit dan banyak berita palsu online yang beredar, yang banyak yang diarahkan pada (para) calon presiden,” tulis AFP.

Postcomended   Mengenal Alat Musik Tradisional Suku Dayak

Pemilu Terrumit di Dunia

AFP juga mengulas mengenai rumitnya pemilu di Indonesia. Disebutkan bahwa “Kuda, gajah, sepeda motor, perahu, dan pesawat telah dikerahkan untuk mendistribusikan kotak suara di seluruh kepulauan yang luas ini.”

Dari hutan Kalimantan ke daerah kumuh Jakarta, tulis AFP, hari Rabu menjadi saksi jutaan orang Indonesia memberikan suara mereka di salah satu hari besar negara demokrasi terbesar di dunia ini, yang merupakan rumah bagi ratusan kelompok etnis dan bahasa.

AFP juga mengulas pemilu Indonesia dalam sejumlah foto. Dalam salah satu foto yang dimuat di lamannya, tertulis kepsyen, seorang wanita tua didorong menggunakan pelampung karet melalui daerah banjir ke tempat pemungutan suara di Bandung.

Foto lain menunjukkan para petugas sedang mendistribusikan kotak suara menggunakan sepeda motor, kapal, dan pesawat untuk mencapai desa-desa di puncak gunung dan komunitas-komunitas jauh di dalam hutan. Ada pula foto petugas di tempat pemungutan suara berpakaian seperti pahlawan super untuk memotivasi warga agar mau  memilih.***


Share the knowledge

Leave a Reply