Konspirasi Pesawat MH370: Mulai Darurat Udara hingga Dicuri Teroris RAKYATKU NEWS Teori Konspirasi Pesawat MH370: Mulai Darurat Udara hingga Dicuri Teroris

Konspirasi Pesawat MH370: Mulai Darurat Udara hingga Dicuri Teroris RAKYATKU NEWS Teori Konspirasi Pesawat MH370: Mulai Darurat Udara hingga Dicuri Teroris

Para ahli penerbangan percaya bahwa mereka mungkin telah memecahkan misteri hilangnya penerbangan Malaysia Airlines, MH370. Mereka menyatakan, ke-239 penumpang dan awak pesawat itu adalah korban dari tindakan kejahatan yang disengaja dilakukan oleh kapten pesawat.

Nasib Boeing 777 tersebut telah membingungkan penyelidik sejak hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 2014. Namun dalam program TV Australia “60 Menit” para ahli mengatakan, bukti menunjukkan bahwa sang Kapten, Zaharie Ahmad Shah, mengeksekusi serangkaian manuver yang cermat, antara lain dengan terbang selama berjam-jam melintasi perbatasan Malaysia dan Thailand.

Hal itu sengaja dilakukan untuk menghindari deteksi radar militer dan memastikan pesawat menghilang di lokasi terpencil. Zaharie kemudian dengan sengaja menjatuhkan pesawat di Samudra Hindia, sebelah barat Australia.

Postcomended   Mengenal Kuil Buddha Osorezan Yang Identik Dengan Surga Dan Neraka

“Ketika pesawat terbang melintasi Thailand dan Malaysia, pesawat itu berjalan menyusuri perbatasan kedua negara, artinya itu akan masuk dan keluar dari kedua negara itu, yang merupakan tempat yurisdiksi mereka,” Menurut Simon Hardy, seorang pilot dan instruktur.

Terbang di Atas Kota Kelahirannya

Yang agak mengherankan Hardy adalah sang kapten juga membuat jalan yang tidak dapat dijelaskan dan aneh dengan terbang di atas kota kelahirannya di Penang.

“Saya menghabiskan waktu lama memikirkan ini, apa alasannya,” katanya. Namun Hardy menduga bahwa mungkin itu adalah tindakan emosional sebagai ucapan selamat tinggal pada kampung halamannya.

Postcomended   Miss Universe 2015 Reuni di Indonesia, Medsos Ikutan Heboh

Terlepas dari pengamatan para ahli, pemerintah Malaysia –yang telah menyewa perusahaan yang berbasis di Texas, Ocean Infinity, untuk pelacakan keberadaan MH370 dengan kesepakatan “tidak ada hasil tidak ada bayaran”– tetap diam pada pertanyaan tentang kemungkinan keterlibatan Zaharie.

Ocean Infinity memulai pencarian pada 22 Januari 2018, namun gagal melakukan pencarian senilai 111 juta poundsterling itu. Pada saat itu, para ahli mengatakan mereka diharapkan telah memiliki jawaban dalam hitungan minggu.

Perusahaan memiliki 90 hari untuk mencari pesawat yang telah tersebar selama beberapa bulan. Para pejabat mengatakan ada sekitar 85 persen peluang untuk menemukan jejak-jejak rongsokan pesawat di area pencarian baru seluas 15.000 mil persegi.

Penyelidikan Ocean Infinity diperkirakan akan berakhir pada pertengahan Juni ini, namun para ahli yang berkumpul di acara TV tersebut mengatakan mereka khawatir MH370 mungkin tidak akan pernah ditemukan.(***/thesun/telegraph)

Share the knowledge