Kasus Terorisme Domestik Membesar, FBI Fokus ke Dalam Negeri

Internasional
Share the knowledge

Biro Federal Investigasi (FBI) Amerika Serikat (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=79J1-xTdAFc)
Biro Federal Investigasi (FBI) Amerika Serikat (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=79J1-xTdAFc)

Biro investigasi federal Amerika Serikat (FBI) yang selama bertahun-tahun lebih fokus memerangi terorisme dari luar negeri, kini mengalihkan lebih banyak perhatian pada tumbuhnya ekstremisme domestik. Hal ini dinyatakan pejabat senior kontraterorisme FBI, Kamis (23/5/2019).

Penangkapan terkait terorisme domestik pada tahun fiskal berjalan yang dimulai pada 1 Oktober, berada di 66, melebihi penangkapan terorisme internasional, sekarang di 63.

“Kasus-kasus terorisme adalah prioritas nomor satu FBI,” kata pejabat FBI itu, mencatat bahwa setiap kantor lapangan biro Amerika Serikat (AS) berafiliasi dengan “satuan tugas terorisme bersama” lokal yang melibatkan badan penegak hukum federal dan local, Reuters melaporkan.

Sementara militan yang terkait dengan terorisme internasional dapat dituntut di bawah undang-undang federal AS yang diperkenalkan setelah serangan 11 September 2001 di Washington (Pentagon) dan Kota New York (Menara kembar WTC), tidak ada undang-undang federal serupa yang mencakup terorisme domestik.

Postcomended   1 Desember dalam Sejarah: Berbeda Pandangan dengan Sukarno, Hatta Memilih Mundur

Serangan ekstremis keras terbaru yang terjadi di AS adalah termasuk pembunuhan 11 orang di sebuah sinagog (rumah ibadah umat Yahudi) di Pittsburgh Oktober 2018 lalu, dan penembakan di Kansas pada 2017 ketika seorang imigran India dibunuh oleh seorang penyerang yang mengira korbannya adalah orang Timur Tengah.

Angka-angka menunjukkan terorisme internasional tetap menjadi fokus utama bagi FBI, tetapi biro ini semakin memperlakukan terorisme domestik sebagai masalah yang sama pentingnya.

Pejabat itu mengatakan kasus-kasus terorisme domestik terkait dengan ekstremisme bermotivasi rasial; serangan anti-pemerintah, serangan terkait hak-hak hewan, dan serangan yang melibatkan klinik aborsi atau pengunjuk rasa anti-aborsi.

Postcomended   18 Agustus dalam Sejarah: Unsur Asing Ditemukan Selama Gerhana Matahari Total 1868, Kini Dikenal Sebagai Helium

Internet tetap menjadi sumber utama radikalisasi bagi para teroris internasional dan domestik. “Terorisme bergerak dengan kecepatan internet,” kata pejabat itu.

Dengan tersedianya pesan-pesan radikal di dunia maya, pejabat itu mengatakan, ekstremis brutal yang tumbuh di dalam negeri –yang diilhami oleh gerakan-gerakan asing seperti ISIS– sekarang dapat menjadi radikal sendiri hanya dalam beberapa bulan.

“Serangan menginspirasi serangan,” pejabat itu menambahkan, mencatat bahwa serangan seperti terhadap masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, adalah tipe yang menginspirasi atau disalin oleh penyerang lainnya.***


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work