Mengatasi Berbagai Gangguan Tidur Akibat Diabetes MSN.com624 × 312Search by image 2. Restless Leg Syndrome

Mengatasi Berbagai Gangguan Tidur Akibat Diabetes MSN.com624 × 312Search by image 2. Restless Leg Syndrome

Apa yang terakhir Anda lakukan sebelum tidur semalam? Anda mungkin ada di depan gawai: membaca email, menjelajahi web, atau memeriksa media sosial. Pakar tidur menyebutkan, kecanduan gawai sama berbahayanya dengan merokok.

Sebuah studi oleh National Sleep Foundation memperkirakan 48% orang dewasa Amerika menggunakan gawai seperti tablet atau laptop di tempat tidur, dan studi di negara lain menunjukkan hal ini umum dilakukan kalangan dewasa muda.

Akan tetapi, tidur sambil memeriksa perangkat elektronik, dapat merusak tidur Anda: membuat anda tidur terlambat, dan membangunkan Anda lebih sering pada malam hari.

Penelitian lebih lanjut telah menunjukkan bahwa berkutat dengan perangkat teknologi pada malam hari dapat memiliki efek yang merugikan pada kemampuan untuk mengatasi stres, harga diri, dan kesehatan mental secara umum.

Tanpa tidur yang cukup, Anda kurang produktif dalam bekerja dan merugikan kesehatan jangka panjang. Tak banyak yang bisa menghindari hal ini. Jadi mengapa kita terus melakukannya?

Tidak seperti membaca dan menonton TV yang pasif, gawai bersifat interaktif. Konektivitas benda itu ke dunia luar, masuk ke kamar tidur; tempat yang secara historis merupakan area pribadi untuk bersantai dan melupakan hari yang sibuk.

Postcomended   Awas, Mendengkur adalah Indikasi Tersumbatnya Jalan Napas (3)

“Perangkat elektronik menyebabkan penundaan tidur,” kata Matthew Walker, seorang profesor neuroscience and psychology di University California, Berkeley. Para ahli mengatakan bahwa kita memerlukan antara 30 menit dan satu jam persiapan sebelum tidur, untuk memberi pikiran kita kesempatan melepaskan diri dari tekanan hari ini.

Hal-hal seperti membaca buku, minum minuman panas, atau melakukan hal berulang seperti “menghitung domba”, bisa membantu tertidur. Tapi saat kita mengangkat telepon, kita membatalkan persiapan yang dibutuhkan otak kita  untuk tidur dengan memperpanjang hari terbangun, lengkap bersama dengan semua stres dan kekhawatiran seharian itu.

“Kita mungkin merasa sangat mengantuk dan bisa tertidur dengan mudah jika listrik padam dan telepon tidak berfungsi,” katanya. “Tapi saat kita mengambil mulai meraih gawai, kita bisa menunda tidur. Seringkali ketika kita baru akan tidur, seseorang melakukan ping ke Facebook atau mengirim email, dan sebelum mereka mengetahuinya, 20-30 menit telah berlalu.”

Postcomended   Awas, Mendengkur adalah Indikasi Tersumbatnya Jalan Napas

“Mengirim pesan teks, mengeposkan sesuatu di Facebook atau mengecek email, berarti Anda menunggu tanggapan, dan ini akan mengubah sistem saraf emosional Anda. Kemudian setelah Anda meletakkannya di samping tempat tidur,  jika Anda membiarkan telepon menyala, ada banyak bunyi, suara bising dan suara lain yang bisa membangunkan Anda pada malam hari.”

Sebuah tinjauan terhadap 20 penelitian tentang pola tidur anak-anak menemukan bahwa anak-anak dengan perangkat mobile di kamar mereka, mengalami kurang tidur. Misalnya, cahaya biru yang dilepaskan oleh banyak layar elektronik dapat mengubah pelepasan hormon yang disebut melatonin, yang membantu mengatur tidur, dan bisa membuang jam biologis internal tubuh menjadi tidak sinkron.

Ben Carter, seorang biostatistik di Institute of Psychiatry di King’s College London, telah menghabiskan beberapa tahun terakhir mempelajari dampak teknologi pada tidur dan telah menemukan hubungan yang kuat antara penggunaan perangkat elektronik portabel di kamar tidur, dengan tidur yang buruk. Carter mengatakan, kita membiarkan diri kita “berjalan” di tempat tidur ke dalam situasi dimana kita berada di tempat tidur dengan teknologi, dan ini jadi mengendalikan kita.

Postcomended   Sekolah di Finlandia Hanya Tiga Jam Sehari, Selebihnya Main

Bahaya dari perilaku ini bahkan disamakan Carter dengan merokok. “Jika itu adalah sesuatu yang Anda lakukan terakhir di malam hari, dan hal pertama dilakukan di pagi hari, maka Anda boleh jadi sudah kecanduan,” katanya.***