Kemenpar Gandeng Program TV Jaman Now dan Event Musik Internasional ... Indopos Kemenpar Gandeng Program TV Jaman Now dan Event Musik Internasional

Kemenpar Gandeng Program TV Jaman Now dan Event Musik Internasional … Indopos Kemenpar Gandeng Program TV Jaman Now dan Event Musik Internasional

Kerjasama menarik digulirkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di penghujung tahun ini. Menyambut asa di tahun 2018, dua bentuk kerjasama besar pun sudah dilakukan. Demi menarik minat kunjungan para wisatawan, panggung glamor event musik internasional ‘Sensation’ pun digandengnya, selain tetap membidik market melalui layar lebar jaringan TVRI.

Selalu menyedot anemo masyarakat dunia, penyelenggaraan event musik ‘Sensation’ pada 10 Februari di ICE BSD, Tangerang, bisa jadi stimulan yang ideal untuk mengatrol jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Mengandalkan kekuatan musik dance elektrik, event ini pun diprediksi akan menyedot anemo 20 ribu pengunjung. Dengan estimasi pengunjung 30%-nya adalah wisman, event ‘Sensation’ ini diperkirakan akan memberikan dampak perekonomian positif berupa devisa USD1 juta.

“Indonesia memiliki dua keuntungan menjadi tuan rumah perhelatan ini. Pertama, dampak langsung (direct impact), menarik wisatawan baik nusantara maupun mancanegara hadir di Jakarta. Kedua, dampak tidak langsung, yaitu memberikan nilai berita lebih bagi media memberitakan deretan DJ dunia yang tampil di Indonesia,” ujar menpar Arief Yahya saat melakukan audiensi bersama Tim Maxima Production di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (12/7).

Postcomended   Hotel Gantung Pertama di Asia Dibangun di Purwakarta

Identik dengan DJ besar dunia sebagai pengisi acaranya, event musik ‘Sensation’ Jakarta akan diisi oleh enam musisi internasional yang masuk dalam 100 Best Disc Jokey in the World. Memang, event ini jadi langganan DJ besar dunia seperti Tiesto, Armin van Buuren, Martin Garrix, Hardwell, David Guetta, serta mantan anggota Swedish House Mafia untuk unjuk kebolehan. Dengan magnet nama besar DJ besar dunia itu, diharapkan mendorong tingkat kunjungan wisman ke berbagai destinasi pariwisata Indonesia.

“Merekan akan dijadikan endorser. Para wisatawan bisa berulang-ulang mengunjungi Indonesia dengan adanya even itu. Karena Sensation media value lebih besar. Selain itu, repeat visitors bisa 60 persen datang lagi, bagi mereka yang sudah tiba di Indonesia. Dalam waktu kurang dari setahun, mereka datang lagi,” kata Arief Yahya.

Seperti diketahui, Sensation dimulai delapan belas tahun lalu sebagai one-off event di Amsterdam Arena. sekarang menjadi fenomena di berbagai stadion dan arena di seluruh dunia. Setiap tahun, Sensation selalu menciptakan sebuah pertunjukan baru. Tiket sendiri sudah mulai dijual kepada publik sejak hari ini melaluiwww.sensation.com.

Postcomended   #mudik2018 Kenangan Terakhir di Wakatobi

Bukan hanya menjaring wisman dari panggung dunia event musik ‘Sensation’, Kemenpar juga terus membuka kampanye destinasi wisata Indonesia melalui media televisi. Dalam kesempatan yang sama, Menpar Arief Yahya juga melakukan kerjasama Direktur Utama TVRI Helmy Yahya. Kerjasamanya tidak lain mengenai promosi pariwisata di Stasiun TV Plat merah itu. Aplagi Helmy Yahya yang namanya sudah kondang dengan berbagai program kuis itu menawarkan program tv TVRI Jaman now.

Acara TVRI baru yang bekerja sama dengan Kemenpar terdiri atas dari Docureality Coverage Event-Event Pesona Indonesia sepanjang tahun 2018. Lalu Travelling Program mengekspose Pesona Indonesia. Yang ketiga terdapat program Detailed Documentary Element Pesona Indonesia. Bagi yang suka realty show. TVRI akan mengemasnya dengan tajuk Reality Show “Jika aku menjadi pelaku Pariwisata Indonesia” dan yang teakhir yang kelima ialah Entertainment Talkshow.

Postcomended   Pemerintah Malaysia: Ada Kesengajaan Pesawat MH370 Dibelokkan ke Samudra Hindia

“Gagasan dan temanya sangat menarik, cocok untuk anak jaman now. Siapapun kita dorong untuk merekam ragam budaya Indonesia dan berbagi informasinya sehingga menjadi konten yang menarik,” kata Menpar Arief.

Dengan konsep yang luas tersebut, hingga akhirnya membuat wisatawan baik nusantara maupun mancanegara datang ke Indonesia. “Semuanya hanya akan bisa dilaku dilakukan dengan konsep dan pemikiran kreatif,” pungkas Menpar Arief.(*)

Share the knowledge