Kereta Cepat Cina Mampu Melesat 1.000 Km Per Jam Law-Justice.co

Kereta Cepat Cina Mampu Melesat 1.000 Km Per Jam Law-Justice.co

Kereta api dengan teknik maglev alias levitasi magnetik mampu melaju dengan kecepatan 1.000 kilometer per jam dalam uji coba di Cina. Meski demikian para pakar mengingatkan sejumlah masalah teknis masih perlu penangangan serius sebelum kereta “super maglev” itu dioperasikan.

Purwarupa (prototipe) kerete maglev super cepat tersebut saat ini sedang dikembangkan oleh Dr. Deng Zigang dan timnya di laboratorium Southwest Jiaotong University, Chengdu, Provinsi Sichuan.

Kereta tersebut menggabungkan dua teknologi, yakni teknologi maglev yang berarti mengurangi gesekan roda dengan rel dan evakuasi tabung gerbong untuk mengurangi gesekan dengan udara, demikian tesis Deng dan timnya yang dipublikasikan di laman Institute of Electrical and Electronics Engineers, asosiasi para profesional berkantor pusat di Amerika Serikat, seperti dilansir Antara.

Penemuan tersebut kedengarannya sangat luar biasa. Namun menurut Sun Zhang, seorang profesor dan pakar perkeretaapian dari Shanghai Tongji University, masih banyak kendala teknis yang dihadapi, seperti faktor keselamatan dan biaya.

“Kereta api itu harus bisa berhenti kapan saja diperlukan. Hal itu bisa dilakukan di ruang terbuka dengan memanfaatkan resistensi udara. Namun akan menjadi persoalan karena tabung hampa (di teknologi tersebut) tidak ada resisteni udaranya,” katanya sebagaimana dikutip Global Times.

Postcomended   Pengembang Ogah Turunkan Harga Properti

“Bagaimana jika tabung aus dan udara masuk ke sistem teknologi itu? Bukankah ini akan menjadi persoalan lain?” ujar Sun mengingatkan.

Dalam teknologi perkeretaapian China berupaya keras bisa menyaingi Jepang. Pada 2015, Jepang telah berhasil menjalankan kereta maglev dengan kecepatan maksimum 603 kilometer per jam, seperti laporan The Guardian, surat kabar harian asal London, Inggris.

Share the knowledge