Keluarga

Ketika Orangtua Menganggap Anak-anaknya Hanya Berkhayal

Share the knowledge

Jika anak-anak melaporkan tentang sesuatu di kamarnya, Anda mungkin sebaiknya tidak begitu saja menganggapnya hanya berimajinasi (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=otWFia_vyUo)

Jika anak-anak melaporkan tentang sesuatu di kamarnya, Anda mungkin sebaiknya tidak begitu saja menganggapnya hanya berimajinasi (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=otWFia_vyUo)

Suatu hari, anak termuda Caitlin Burch melaporkan bahwa dia melihat suatu makhluk di kamarnya. Burch dan suaminya, orang tua dari dua anak perempuan berusia 9 dan 6, telah menganggap kedua anaknya mengalami apa yang terkadang terjadi pada anak-anak: memiliki “teman” imajinasi.

Anak bungsu Burch mengisahkan bahwa beberapa bulan lalu dia melihat ada binatang berparade di kamar tidurnya yang dia bagi dengan kakaknya. Meskipun mungkin saja memang ada tikus kecil berkeliaran, namun deskripsi si anak tentang makhluk itu sedikit lebih fantastis daripada yang sebenarnya.

“Dia menunjukkan kepada kami ukuran tangannya dan mengatakan itu halus,” kata Burch kepada The Dodo. “Aku dan suamiku lalu sama-sama mencarinya di kamar mereka, tetapi tidak menemukan apa-apa.”

Postcomended   Studi: Karakter Psikopat di Tempat Kerja Lebih Banyak Merugikan

Tentu saja, sebut The Dodo, Burch dan suaminya meragukan kisah anaknya; makhluk sebesar yang digambarkan putri mereka ini tentu tidak akan luput dari perhatian mereka kalau memang ada. “Ceritanya bagi kami seperti halnya jika dia mengeluh tentang monster di bawah tempat tidurnya,” kata Burch.

Namun cerita sang anak telah menghantui pikiran Burch sampai tiga malam kemudian, hingga pada suatu saat, sekitar pukul 3 pagi, putri sulungnya membangunkannya dengan panik mengatakan bahwa dia baru saja melihat makhluk itu juga. “Suamiku berjalan ke kamar mereka untuk memeriksanya,” kata Burch.

Ketika dia kembali, dia dengan santai berpakaian dan berkata, “Dia benar.” Anak-anaknya telah bercerita tentang makhluk yang nyata. Di kamar mereka, bersembunyi di dalam kotak pena di lemari pakaian seekor opossum gemuk yang tampaknya telah menganggap dirinya merasa berada di rumah.

Postcomended   Psikolog Yakin, Rahasia Memalukan Lebih Berbahaya daripada Rahasia Bersalah

Ketidakpercayaan Burch pada ceita putrinya lenyap. Sekarang, dia malu. “Jika aku tahu (binatang) itu ada di rumah, kita semua akan tinggal di hotel,” katanya. Untungnya, opossum itu sepertinya tahu bahwa masa inap rahasianya telah berakhir.

Dia tidak memberikan perlawanan ketika suami Burch membawanya ke halaman mereka untuk melepaskannya. Keesokan paginya dia masih berkeliaran di halaman rumah Burch.

Tidak jelas persis bagaimana opossum masuk ke dalam kamar anak perempuan mereka, atau berapa lama dia berkeliaran di sana. Namun anak-anaknya kini menjadi penggemar berat possum. “Mereka berdua memiliki boneka binatang possum untuk Natal dan mereka menyukainya,” kata Burch.

Sulit menyalahkan Burch atas keraguannya pada awalnya bahwa seekor binatang yang cukup besar dan berbulu benar-benar tinggal di kamar putrinya. Namun kata Burch, kini dia akan menganggap lebih serius jika anak-anaknya melaporkan tentang sesuatu yang terlihat seperti imajinasi pun.

Postcomended   Bermain Tablet Berjam-jam Tak Masalah Jika Tak Ada Tanda Kecanduan

“Ini adalah kisah hebat bagi mereka (dan kami) untuk diceritakan selamanya,” kata Burch.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top