Mabuk Obat Batuk Bisa Sebabkan Koma Hingga Kematian Hello Sehat Apa Bahayanya Kalau Minum Obat Batuk Dengan Tujuan Mabuk-mabukan?

Mabuk Obat Batuk Bisa Sebabkan Koma Hingga Kematian Hello Sehat Apa Bahayanya Kalau Minum Obat Batuk Dengan Tujuan Mabuk-mabukan?

Kecanduan sirup obat batuk yang mengandung codein, menjadi masalah hampir di seluruh Afrika. Laporan kecanduan diungkap antara lain di Nigeria, Kenya, Ghana, Niger, dan Chad. Berkat penyelidikan BBC tentang kecanduan obat batuk yang mengandung zat adiktif ini, otoritas Nigeria menutup tiga perusahaan obat terkemuka. Situs berita Inggris ini mengungkap obat batuk tersebut dijual di pasar gelap, dan digunakan oleh orang muda Nigeria untuk “high”.

Temuan ini menunjukkan bahwa industri farmasi Nigeria telah menjual obat itu secara ilegal. “Jika seseorang ingin membeli 1.000 karton, kami tidak akan memberi mereka tanda terima,” kata Hassan, menjelaskan bagaimana dia menghindari deteksi dari pihak berwenang.

Hassan adalah pegawai di perusahaan obat yang memproduksi obat batuk mengandung codein. Korupsi seperti ini jelas bertentangan dengan kebijakan perusahaan, tetapi telah membantu mendorong jumlah industri sirup yang bocor ke pasar gelap.

Postcomended   Produsen Mobil Jaguar dan Range Rover Kencangkan Ikat Pinggang

Badan Nasional untuk Pengawasan Obat dan Makanan Nigeria, Nafdac, mengatakan, pihaknya menutup ketiga perusahaan tersebut karena gagal bekerja sama sepenuhnya dengan para petugas Nafdac.

Direktur Nafdac, Mojisola Adeyeye, dalam pernyataannya mengatakan, perusahaan obat Peace Standard Pharmaceuticals, Bioraj Pharmaceuticals, and Emzor Pharmaceuticals, ditutup karena menolak menyediakan dokumen yang diperlukan selama inspeksi.

Perusahaan-perusahaan itu menurut pernyataan tersebut, dapat dibuka kembali tergantung pada kemauan untuk bekerjasama selama penyelidikan komprehensif oleh Nafdac. Nafdac telah melarang produksi dan impor sirup obat batuk yang mengandung codein mulai 1 Mei 2018 lalu.

Larangan itu muncul sehari setelah tim rahasia BBC mengungkap seorang eksekutif untuk Emzor Pharmaceuticals yang mengatakan dia dapat menjual “satu juta karton” dalam seminggu di pasar gelap. Emzor menolak tuduhan telah menyalurkan produknya ke pasar gelap dan mengatakan telah memecat karyawan itu dan meluncurkan penyelidikan penuh.

Postcomended   GRAND KEMANG JAKARTA Promo Spirit of Ramadan & Idul Fitri

Bioraj Pharmaceuticals juga membantah melakukan kesalahan. Pihak perusahaan ini mengatakan hanya menjual sirup obat batuk secara legal dan mengatakan telah menghentikan seorang karyawan, dan melakukan penyelidikan.

Peace Standard Pharmaceuticals pun membantah bahwa apotekernya telah menunjukkan kepada wartawan BBC yang menyamar, bagaimana menumbangkan sistem dan bersikeras itu hanya menyediakan outlet terakreditasi.

Sirup obat batuk yang mengandung zat adiktif sebenarnya legal. Tetapi ketika menjualnya kepada orang yang tidak memiliki resep dokter atau mereka yang tidak memiliki lisensi farmasi, bertentangan dengan hukum. Senat Nigeria memperkirakan, sebanyak tiga juta botol sirup codein diminum setiap hari hanya di dua negara bagian, Kano dan Jigawa.

Codeine adalah pembunuh rasa sakit tetapi juga opioid yang adiktif allias bikin kecanduan. Zat ini jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan skizofrenia dan gagal organ. Penggunaannya umumnya dicampur dengan minuman ringan dan sering dikonsumsi oleh pelajar.

Postcomended   Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018

Bahan codein diimpor, tetapi sirupnya dibuat di Nigeria oleh lebih dari 20 perusahaan farmasi
Baru-baru ini, dalam upaya agen penegak narkoba Nigeria memerangi epidemi ini, sebanyak 24.000 botol sirup obat batuk codein disita dari satu truk di Katsina.(***/BBC)

Share the knowledge