Buy me a coffeeBuy me a coffee
Lifestyle

Kini, Ada Novel yang Dapat Dibaca di “Inbox” Facebook #FacebookDown

Share the knowledge

Kredit: Facebook via The Verge

Kredit: Facebook via The Verge

Membaca novel melalui aplikasi “Facebook Messenger”, mungkin bukan ide bagus, terlebih untuk negara dengan minat baca rendah seperti di Indonesia. Jangankan membaca novel, membaca pesan masuk di aplikasi yang oleh orang di Indonesia dikenal dengan sebutan “Inbox” saja ini, seringkali terlewatkan. Karena itu, penting bahwa novelisnya digemari banyak orang. Di Indonesia, membaca novel via layar ponsel, bukan hal baru.

Facebook Messenger telah meluncurkan novel digital pertamanya yang merupakan karya penulis thriller Amerika Serikat (AS), James Patterson (71), pada Selasa (30/11/2018). Facebook Messenger –meskipun mengaku bahwa ini masih proyek eksperimen– tampaknya cukup pede mengusung novel digitalnya ini, pasalnya buku-buku Patterson tergolong banyak diminati di seluruh dunia.

Laman Popular Science menulis, Patterson adalah salah satu penulis paling sukses secara komersial sepanjang masa. Forbes mematok pendapatannya mencapai 95 juta dollar AS (sekitar Rp 1,4 triliun/kurs Rp 15.000). Nilai itu, seperti disebutkan laman Standard, didapat Patterson dari penjualan sekitar 375 juta eksemplar buku-bukunya di seluruh dunia.

Postcomended   Studi: Amazon, Microsoft, Intel, Tempatkan Dunia dalam Risiko Kembangkan Robot Pembunuh

Tahun lalu. Patterseon mendekati Facebook, membawa ide untuk mengadaptasi satu atau dua novelnya ke aplikasi Facebook, dalam hal ini Facebook Messenger. Facebook tampaknya menerima baik ide tersebut. dan memulainya dengan novel Patterson yang berjudul “The Chef”, yang bahkan versi cetak nya baru akan diluncurkan tahun depan.

“The Chef” bercerita tentang seorang detektif berbasis di New Orleans, AS, bernama Caleb Rooney yang bekerja sebagai juru masak alias “chef” di New Orleans dengan menjalankan sebuah truk makanan. Di saat bersamaan, dia harus berurusan dengan tuduhan pembunuhan.

Untuk menemukan novel ini, cukup dengan menelusuri “‘The Chef by James Patterson” di Messenger” lalu tekan tombol “Mulai” untuk mulai membaca. Namun alih-alih membaca barisan teks, cerita akan muncul dalam bentuk gelembung obrolan, yang dilengkapi konten video dan audio. Saat menggerakan cerita, Anda akan dipandu emoji “belati!”.

“Menjelajahi cara-cara baru untuk terhubung dengan penggemar adalah penting bagi saya, dan pengalaman Messenger untuk ‘The Chef’ tidak hanya membuat cerita lebih mudah diakses oleh pembaca di seluruh generasi, tetapi menawarkan bacaan yang menarik dan mendebarkan yang belum pernah ada sebelumnya,” kata Patterson, dilansir Standard.

Facebook mengatakan, “The Chef” adalah eksperimen dan tidak memiliki rencana untuk melaksanakan proyek serupa lainnya untuk saat ini. Baru-baru ini, aplikasi cerita baru Unrd diluncurkan di App Store, yang mengubah ponsel Anda menjadi kotak masuk pesan karakter, memungkinkan Anda menjelajahi novel melalui pesan dan video.

Postcomended   2 November dalam Sejarah: Kemuculan UFO Diduga Mematikan Mesin-mesin Mobil di Levelland

Unrd telah menambah kecepatan, dengan Apple memilihnya sebagai “App of the Day” ketika diluncurkan. Proyek ini menandai peluncuran pertama platform sosial itu ke dalam fiksi, tetapi ini lebih merupakan eksperimen daripada model bisnis. Ceritanya tidak berisi iklan atau penawaran promosi apa pun.

Pola yang dilakukan Patterseon sebenarnya sudah lebih dulu pernah dilakukan novelis Indonesia, Dewi Lestari. Sebelum menerbitkan versi cetaknya pada 2008, novelis dengan nama pena Dee ini telah menerbitkan novel “Perahu Kertas”-nya melalui jaringan 3G yang bisa diakses pelanggan XL dengan mengunduh konten yang tersedia. Pihak XL mengklaim, selama masa percobaan sekitar empat bulan, ada 60 ribuan pengguna yang mengunduh konten novel tersebut.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Buy me a coffeeBuy me a coffee
Buy me a coffeeBuy me a coffee
To Top