November 2015 - INFO BOLA899 INFO BOLA899 - blogger460 × 367Search by image 'Spurs Lebih Bagus dari Chelsea Musim Ini'

November 2015 – INFO BOLA899 INFO BOLA899 – blogger460 × 367Search by image ‘Spurs Lebih Bagus dari Chelsea Musim Ini’

Jika anda perokok, apa dan siapa kira-kira yang akan membuat anda menghentikan (atau setidaknya mengurangi) kebiasaan buruk ini? Bagi Carlo Ancelotti (58), bukan istri yang bisa menghentikannya, melainkan ketegasan seorang Hasan Salihamidzic (40), boss-nya di klub sepak bola Bayern Muenchen. Kolaborasi Keduanya pun akhirnya berhasil mendongkrak prestasi Die Roten.

Pelatih asal Italia itu dikenal kerap merokok di sela aktivitasnya bersama Bayern. Salihamidzic lalu meminta mantan pelatih Paris Saint-Germain dan Real Madrid itu mengubah kebiasaannya.

“Saya meminta Carlo Ancelotti tidak merokok di ruangan klub. Tentu dia menerima itu. Ancelotti adalah seorang profesional,” kata Direktur Olahraga klub sepak bola Jerman berjuluk Die Roten ini.

Postcomended   Batam Dikepung Wisman 6 Negara

Betul saja apa kata Salihamidzic. Ancelotti mengaku tak keberatan atas larangan dari atasannya yang usianya jauh lebih muda ini. “Ini bagus untuk kesehatan dan istri saya merasa senang,” ujar pria kelahiran 10 Juni 1959 ini.

Larangan merokok sembarangan kepada Ancelotti ini kata Salihamidzic hanya bagian kecil cara mendongkrak kualitas Bayern. Mantan pesepakbola yang juga sempat berseragam Bayern dan Juventus ini didatangkan manajemen untuk memperbaiki kinerja Bayern setelah menelan lima kekalahan dalam enam pertandingan pramusim.

Sementara iti, pengakuan dunia sepakbola atas prestasi Ancelotti selama ini tak membuatnya tinggi hati. Dia misalnya diidentikan sebagai jaminan prestasi; di mana ia melatih, klub tersebut berpeluang besar meraih gelar. (lihat: http://bola.metrotvnews.com/sudut/MkMjYZmK-carlo-ancelotti-nakhoda-ulung-dari-generasi-ke-generasi)

Hasil kolaborasi keduanya terbukti positif. Bayern berhasil mengalahkan Borussia Dortmund via adu penalti dalam laga di Signal Iduna Park, 5 Agustus 2017, dan mengangkat Piala Super Jerman.

Postcomended   Perang Diskon sedang Meletus, Saatnya Beli Mobil!

Chemnitzer pun ditaklukan 5-0 pada partai babak pertama Piala Jerman, 11 Agustus 2017. Padahal waktu itu Bayern tidak dengan kekuatan terbaiknya akibat sejumlah pemain, termasuk kiper Manuel Neuer, mengalami cedera. (http://bola.kompas.com/read/2017/08/18/23120068/teguran-salihamidzic-bikin-ancelotti-berhenti-merokok).

Sikap kooperatif Ancelotti terhadap Salihamidzic sebenarnya tak mengherankan. Meski wajahnya terkesan jutek, namun dia termasuk orang yang cukup ramah. Ia jarang terlibat friksi dengan manajer atau pelatih lain.

Karakternya ini berhasil membuat mayoritas pemain Real Madrid meratapi kepergiannya kala dipecat pada 2015.

Ancelotti pun sadar dengan ekspresi wajahnya yang “negatif” itu. Dalam setiap sesi wawancara, tatapan Ancelotti terkesan merendahkan, sinis atau cuek. “Saya tidak bisa mengendalikan alis saya,” tutur Ancelotti.

“Terkadang, ketika saya melihat sebuah wawancara di mana saya ada di dalamnya, saya sangat kaget dengan alis saya yang mengangkat tak terkendali. Tapi tak ada maksud apa-apa kok,” ujarnya.(https://sport.detik.com/aboutthegame//pandit/d-3526431/carlo-ancelotti-sebagai-pelatih-dan-guru-yang-hebat).***(ra)

Postcomended   31 Agustus dalam Sejarah: Putri Diana Tewas, Diduga Dibunuh Karena Mengandung Bayi Dodi