Penerima Nobel Perdamaian Tirto859 × 1527Search by image Mempersoalkan Penerima Nobel Perdamaian

Penerima Nobel Perdamaian Tirto859 × 1527Search by image Mempersoalkan Penerima Nobel Perdamaian

Panitia Hadiah Nobel menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap kelanjutan hidup para penerima hadiah Nobel. Dengan begitu, penetapan seseorang sebagai penerima Nobel pun tidak bisa dicabut. Tanggung jawab panitia berakhir setelah memberi hadiah yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Setelah menerima Nobel, para penerima Nobel bebas memanfaatkan popularitasnya untuk keuntungannya, ataupun harus siap menerima caci maki seperti yang kini dialami Aung San Su Kyi.

Terkait banyaknya desakan warga dunia untuk mencabut penghargaan Nobel yang diterima Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar, organisasi yang mengawasi pemberian Hadiah Nobel Perdamaian menyatakan penghargaan yang dianugerahkan kepada Suu Kyi pada 1991 itu tidak dapat dicabut.

VOA Indonesia melansir, Institut Nobel Norwegia, Jumat (8/9/2017), menyatakan, surat wasiat pemrakarsa Hadiah Nobel, Alfred Nobel, maupun Yayasan Nobel, tidak menetapkan aturan penarikan kehormatan itu dari para pemenangnya.

Postcomended   Myanmar Takut Negaranya Jadi Muslim Seperti Indonesia

Seperti diketahui, desakan dicabutnya penghargaan Nobel untuk Suu Kyi merebak seiring sikap diam pejuang demokrasi dan hak asasi manusia Myanmar ini atas kasus kekerasan serius yang menimpa minoritas Rohingya di negerinya.

Jonna Petterson dari Kantor Komite Nobel kepada BBC Indonesia menyebutkan, anggaran dasar organisasi Nobel tidak menyebutkan aturan pencabutan penghargaan Nobel.

Mantan anggota komite, Gunnar Stalsett, juga mengatakan, tidak ada aturannya bagi komite mengeluarkan kecaman pada penerima Nobel. “Saat keputusan telah dibuat dan hadiah diberikan, itulah akhir tanggung jawab komite,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Emerson Yuntho, penggagas petisi pencabutan Nobel Perdamaian Suu Kyi di Change.org menyatakan, Komite Nobel seharusnya “membuat terobosan” terkait dengan perkembangan yang terjadi pada para penerima Nobel.

Postcomended   Rumah Sakit Indonesia di Rakhine Dibangun di Tengah Suasana Rawan

Tuntutan pencabutan penghargaan Nobel Perdamaian antara lain juga pernah dimintakan untuk Henry Kissinger dan Barack Obama.

Apa keuntungan bagi seorang penerima Hadian Nobel? Seusai ditetapkan sebagai penerima Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai dikabarkan mendadak menjadi miliarder.

Tak heran, karena seperti dilansir Okezon, para penerima Nobel disebut berhak atas hadiah lebih dari 10 juta krona atau setara dengan Rp 13 miliar (kurs Rp1,304 per krona), selain sertifikat dan medali emas.

Bahkan menurut sejumlah penelitian, para pemenang nobel dapat menyimpan total uang hingga 24 juta dolar AS (sekitar Rp 216,36 miliar). Lebih dari itu, penghargaan Nobel kepada seseorang, bernilai jauh tinggi daripada sekadar hadiahnya termasuk keuntungan bagi lembaganya bernaung, misalnya universitas tempat si pemenang Nobel mengajar.

Postcomended   Bob Geldof Sindir Aung San Syu Kyi dengan Ucapan Pedas

“Para pemenang adalah maskot yang indah, simbol kesuksesan, lambang prestise internasional,” ujar Highfield, seorang peneliti Nobel.***