What is Novichok, the rare nerve agent used to poison former ... www.itv.com What is Novichok, the rare nerve agent used to poison former Russian spy Sergei Skripal in Salisbury? - ITV News

What is Novichok, the rare nerve agent used to poison former … www.itv.com What is Novichok, the rare nerve agent used to poison former Russian spy Sergei Skripal in Salisbury? – ITV News

Pengawas senjata kimia internasional mengonfirmasi bahwa mantan mata-mata MI6, Sergei Skripal, dan putrinya Yulia, diracuni menggunakan agen saraf novichok. Empat laboratorium terpisah di seluruh dunia mencapai kesimpulan yang sama dengan pemerintah Inggris mengenai sifat racun, ungkap Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons/OPCW) dalam laporan mengenai temuannya.

Organisasi ini dipanggil untuk melakukan penyelidikan independen terhadap keracunan dua Skripal di Salisbury, Inggris, bulan lalu. Kesimpulan mereka dianggap cocok dengan para ilmuwan pemerintah Inggris di laboratorium pertahanan Porton Down dan kemungkinan akan memberikan tekanan baru pada Rusia untuk menjawab pertanyaan tentang dugaan keterlibatannya dalam serangan itu.

Kantor Luar Negeri Inggris mengklaim temuan itu membuktikan tidak ada penjelasan alternatif tentang siapa yang bertanggung jawab. Hanya Rusia, kata mereka, yang memiliki sarana, motif dan catatan, dan menuntut Kremlin memberi jawaban.

Postcomended   Singapura Pilih Presiden Wanita Melayu-Muslim Pertama

Meskipun tidak menyebutkan bahan kimia spesifik yang digunakan, OPCW mengatakan para ilmuwannya telah mengonfirmasi temuan pihak Inggris, yang berkaitan dengan identitas zat kimia beracun tersebut.

Pemerintah Inggris menggunakan identifikasi novichok sebagai bukti utama dalam keputusannya untuk menyalahkan Rusia atas serangan itu. Agen saraf “kelas militer” ini, kata pihak kementerian luar negeri inggris, adalah tipe yang diketahui telah diproduksi oleh Rusia dan kemungkinan akan membutuhkan sumber daya negara untuk memroduksinya. Rusia membantah keras keterlibatannya dalam serangan itu.

Ahli OPCW mengunjungi Salisbury bulan lalu dan mengambil sampel darah Skripal dan petugas polisi Nick Bailey, yang juga terkena racun. Sampel juga diambil dari situs yang diketahui telah terkontaminasi oleh agen saraf.

Postcomended   Parade Asian Games Sampaikan Pesan Kejayaan Indonesia

Dalam laporannya OPCW mengatakan, “Hasil analisis oleh laboratorium yang ditunjuk OPCW dari sampel lingkungan dan biomedis yang dikumpulkan oleh tim OPCW mengonfirmasi temuan Inggris terkait dengan identitas kimia beracun yang digunakan di Salisbury dengan tiga orang terluka parah.”

Dalam sebuah temuan yang muncul untuk mengkonfirmasi saran produsen novichok akan memiliki keahlian yang signifikan, pengawas mengatakan bahwa bahan kimia tersebut adalah “kemurnian tinggi” dan mencatat “hampir tidak ada ketidakmurnian”.

Dalam temuan yang muncul untuk mengonfirmasi masukan, produsen disebut novichok harus memiliki keahlian yang signifikan. Pengawas mengatakan, bahan kimia tersebut murni sekali, dan mencatat “nyaris tidak ada unsur tak murninya”. Laporan bersifat rahasia, tetapi akan dikirim ke semua negara anggota OPCW, termasuk Rusia.(***/theindependent)