Larry Tesler meninggal, Terimakasih sudah mempermudah dunia kami #beritahariini

Larry Tesler meninggal, Terimakasih sudah mempermudah dunia kami #beritahariini

Internasional Keluarga Lifestyle
Share the knowledge

Ditengah ganasnya media nasional yang menceritakan ketidaksiapan BCL dalam menerima takdir hidup yang sebenarnya sudah ditetapkan 500 tahun sebelum manusia dilahirkan. Kita dikejutkan pula orang seorang pahlawan yang berhasil mengubah banyak muka dunia ini Larry Tesler, penemu modul / fitur copy paste yang kita kenal sebagai copas pada usia 74 tahun.

Penemuan terhebat abad 20 adalah nuklir, penemuan abad 21 yang paling hebat adalah copy paste, bayangkan apabila fitur tersebut belum familier dikehidupan manusia sekarang ini. Pernah terdengar seloroh guyonan seperti diatas, cukup menggelitik tapi ada benarnya juga apabila kita hidup sekarang belum ada copas, dunia arsitektur, design, social media bahkan dunia explorasi ruang angkasa pun tidak akan secepat ini.

Komputer yang menjadi alat keseharian kita, mungkin tidak akan menjadi personal asisten apabila copas bukan menjadi salah satu fitur yang mempecepat content tersebar dalam hitungan detik. Sehingga kita hari ini, minggu ini kita dibanjiri berita BCL yang meratapi kepergian suami tercintanya. Content tersebut terus menerus digulirkan dengan berbagai variasi yang tidak berperasaan ditambah pertanyaan-pertanyaan reporter yang secara moral sepatutnya tidak dilontarkan kepada para pihak keluarganya. @bclsinclair Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un, stay strong BCL, only the good die young only evil seems to live forever : Iron Maiden 

Postcomended   Diinfeksi Kode Berbahaya, Data Hampir 1.000 Pembelot Korea Utara Bocor

Tesler lahir pada tahun 1945 di New York dan belajar ilmu komputer di Stanford. Setelah bekerja dalam penelitian AI, ia bergabung dengan Palo Alto Research Center (PARC) Xerox pada tahun 1973. Pendiri Apple Steve Jobs melihat penelitian awal ini dan menggunakannya sebagai inspirasi untuk mengembangkan ide yang lebih baik untuk produk-produk Apple. Tesler adalah bagian dari beberapa kunjungan Jobs ke Xerox.

Tesler juga seorang juara dari konsep komputasi “modeless“, yang merupakan gagasan bahwa suatu program tidak boleh memiliki “mode” yang berbeda walaupun pengguna memasukkan input apapun dan melakukan hal-hal yang berbeda berdasarkan mode tertentu. Diberitakan oleh BBC News, PARC paling terkenal karena karya awalnya pada antarmuka pengguna grafis yang navigasi-nya menggunakan mouse komputer.

Postcomended   Bak Spiderwoman, Aries Kalahkan Kecepatan Pemanjat-tebing Rusia

Pada 1980, Tesler keluar dari Xenox dan bergabung dengan Apple hingga 1997. Dia mengerjakan sejumlah produk termasuk Macintosh, QuickTime, Lisa, dan tablet Newton.

Macintosh dan Lisa adalah komputer pribadi pertama yang mempopulerkan operasi cut dan copy-and-paste. Fitur ini ada berkat keterlibatan Tesler. Pada tahun 1993, ia naik ke peran sebagai kepala ilmuwan.

Setelah keluar dari Apple, Tesler bekerja di sebuah startup perangkat lunak pendidikan Stagecast, dan juga menghabiskan waktu di Amazon, Yahoo, dan 23andMe. Sejak 2009, ia telah menjadi konsultan UX yang berbasis di California.

“Tesler menciptakan ide ‘cut, copy & paste’ dan menggabungkan pelatihan ilmu komputer dengan visi tandingan bahwa komputer seharusnya berguna untuk semua orang,” tulis Computer History Museum.

Selain dikenal sebagai penemu fungsi ‘copy, cut & paste’ Larry sempat menjadi pemimpin penelitian mengenai pengembangan Apple Newton yang menjadi pendahulu komputer tablet. Ia juga menjadi pencetus istilah peramban atau penjelajah web kode Smalltalk. Meski Larry telah berpulang, ia akan tetap dikenang sebagai penemu inovatif yang meringankan beban banyak orang.


Share the knowledge

Leave a Reply