sumber: https://socialnewsdaily.com/76168/visitors-can-check-out-this-ancient-egyptian-tomb-for-the-first-time-in-almost-80-years/

Seorang “tourist guide” sedang memotret wisatawan mancanegara di salah satu ruangan di dalam makam Mehu yang telah dibuka untuk publik (sumber foto: socialnewsdaily.com)

Tujuan wisata di kawasan Giza, Mesir, bertambah dengan dibukanya untuk publik sebuah makam yang ditemukan tahun 1940. Makam yang dianggap salah satu yang paling indah ini adalah milik seorang pejabat tinggi dari 4000 tahun silam. Dekorasi dinding makamnya menjelaskan bagaimana orang Mesir hidup kala itu: berburu, menari, dll.

Sebuah makam Mesir kuno yang tersembunyi dari mata publik selama lebih dari 80 tahun telah dibuka di dekat Giza, rumah piramida kuno, di Mesir. Makam yang berusia 4.000 tahun ini milik seorang pejabat tinggi bernama Mehu.

Arkeolog mengatakan, dekorasi dindingnya –yang berwarna-warni– menjelaskan bagaimana orang Mesir hidup lebih dari seribu tahun sebelum piramida dibangun, dilansir laman CNN. Ditemukan pada 1940 oleh pakar Mesir kuno, Zaki Saad, tetapi ditutup untuk umum sampai penyelesaian pekerjaan restorasi baru-baru ini.

Postcomended   Gaet Wisman Vegetarian, Kemenpar Dukung Konser Budaya Alam Nusantara 2018

Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir, mengatakan, makam itu adalah salah satu makam paling indah di Nekropolis Saqqara, sebuah tanah pemakaman kuno di selatan Kairo.

Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir Mehu, seorang pejabat yang hidup pada masa Raja Titi di dinasti Keenam. Selain Mehu, di ruang-ruang itu juga terdapat makam Mery Re Ankh, putra Mehu, dan cucunya Hetep Kha II.

Makam Mehu terkenal karena dindingnya yang berwarna-warni, dihiasi gambar-gambar dan tulisan-tulisan yang hidup yang menandakan kehidupan Mesir kuno. Kementerian Barang Antik Mesir mencatat adegan termasuk berburu, memancing, memasak, dan menari.

Postcomended   Angka Kemiskinan Bisa Turun Hingga Satu Digit, Ini Caranya

Sebelum pembukaan kembali, renovasi besar-besaran dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Warna dalam lukisan diperkuat dan sistem pencahayaan dikembangkan di dalam makam. Menurut pernyataan Kementerian Kepurbakalaan, makam itu terdiri dari koridor sempit panjang dengan enam ruang.

Makam itu adalah salah satu dari banyak atraksi kuno di tanah pemakaman Saqqara. Daerah ini memiliki banyak makam dan piramida kecil lainnya, yang oleh otoritas Mesir dibuka sayu per satu.

Sejak terimbas Arab Spring 2011, industri pariwisata Mesir masih belum pulih dari gejolak politik yang meletus pada tahun itu yang menewaskan ratusa orang. Pada Agustus 2018 Laporan Sorotan Pariwisata terbaru PBB menyoroti Mesir sebagai tujuan wisata yang paling cepat berkembang di 2017, dengan pertumbuhan 55,1% kedatangan internasional pada tahun 2017.***

Postcomended   Lewat Surfing, Wisata Bahari Kejar 4 Juta Wisatawan

 

 

Share the knowledge