Ekonomi

Melantai di Bursa New York, Virgin Galactic Harapkan Munculnya Ribuan Astronot Baru

Share the knowledge

Pesawat milik Virgin Galactic yang akan membawa wisatawan ke ruang angkasa saat test penerbangan (gambar dari: Pesawat milik Virgin Galactic yang akan membawa wisatawan ke ruang angkasa saat test penerbangan (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=Y-1QRivGgzI)

Pesawat milik Virgin Galactic yang akan membawa wisatawan ke ruang angkasa saat test penerbangan (gambar dari: Pesawat milik Virgin Galactic yang akan membawa wisatawan ke ruang angkasa saat test penerbangan (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=Y-1QRivGgzI)

Perusahaan Virgin Galactic milik triliuner Richard Branson akan bergabung dengan perusahaan yang terdaftar di New York untuk menjadi perusahaan pariwisata antariksa pertama di dunia yang diperdagangkan (di lantai bursa efek). 

Kelompok usaha milik triliuner Inggris itu mengumumkan hal tersebut Selasa (9/7/2019). “Dengan memulai bab baru ini, pada titik maju dalam pengembangan Virgin Galactic (VG) ini, kita dapat membuka ruang bagi lebih banyak investor, dan dengan melakukan itu (akan) membuka ruang bagi ribuan astronot baru,” kata Branson dalam sebuah pernyataan.

VG dan kendaraan investasi publik Social Capital Hedosophia (SCH) akan bergabung. Dengan begitu, menurut pernyataan tersebut, pihak SCH berharap akan memiliki hingga 49 persen dari perusahaan gabungan.

Postcomended   Penamaan "Laut Natuna Utara" Bikin Beijing Gerah

“Setelah penutupan transaksi, yang diharapkan pada paruh kedua 2019, VG akan diperkenalkan sebagai perusahaan spaceflight (penerbangan ruang angkasa) manusia komersial pertama dan satu-satunya yang diperdagangkan secara publik,” tambahnya.

Nilai total merger adalah 1,5 miliar dollar AS (lebh dari Rp 1,5 triliun), kata para pihak. The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan bahwa SCH merencanakan investasi sebesar 800 juta dollar AS (sekitar Rp 11,2 triliun).

Surat kabar itu menambahkan, injeksi modal dari perusahaan akuisisi tujuan khusus, atau SPAC, akan memungkinkan Branson mendanai VG sampai pesawat ruang angkasanya ini mampu beroperasi secara komersial dan menguntungkan.

Virgin Galactic menghadapi pendiri Amazon, Jeff Bezos, dan Tesla-nya Elon Musk untuk menjadi yang pertama mengirim wisatawan ke luar angkasa.

“Kemajuan besar dalam program uji penerbangan kami berarti bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk pesawat ruang angkasa kami yang indah untuk memulai layanan komersial,” kata Branson dalam pernyataan Selasa.

Postcomended   Para Ilmuwan Berharap Telah Selangkah Lebih Dekat Membuat Flu Biasa Tinggal Sejarah

“Kami berada di awal era ruang angkasa baru, dengan potensi besar untuk meningkatkan dan mempertahankan kehidupan di Bumi. Saya senang bahwa SCH telah memutuskan untuk menjadi bagian penting dari perjalanan kami yang menakjubkan. Mereka berbagi impian kami dan bersama-sama kami akan mewujudkannya,” tambah pengusaha itu.

Pendiri dan kepala eksekutif SCH, Chamath Palihapitiya, sementara itu, menyatakan keyakinannya bahwa VG adalah tahun-tahun menjelang kompetisi. Palihapitiya menginvestasikan 100 juta dollar AS dari uangnya sendiri dalam merger dan ditetapkan untuk menjadi ketua kemitraan baru.

“Saya tidak sabar untuk melakukan perjalanan pertama saya ke luar angkasa dan menjadi astronot,” tambah Palihapitya, Selasa (9/7/2019).

Branson telah menginvestasikan lebih dari 1 miliar dollar AS (14 triliun) dalam proyek tersebut sejak 2004. Sementara usulan suntikan modal dari Arab Saudi ditangguhkan tahun lalu setelah insiden pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Penerbangan uji coba terakhir Virgin Galactic adalah pada Februari ketika pesawat ruang angkasanya mencapai ketinggian lebih dari 55 mil setelah peluncuran dari gurun Mojave California.

Postcomended   Moskow Tuding AS Mengalami "Histeria Anti-Rusia"

Hingga saat ini VG memiliki pemesanan wisata ruang angkasa dari lebih dari 600 orang di 60 negara, menghasilkan sekitar 80 juta dollar AS dalam setoran dibayar dan $ 120 juta dalam pendapatan potensial, kata kelompok itu Selasa.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top