Heboh Pidato Jokowi Sindir soal Kaos 2019 Ganti Presiden - YouTube YouTube Heboh Pidato Jokowi Sindir soal Kaos 2019 Ganti Presiden

Heboh Pidato Jokowi Sindir soal Kaos 2019 Ganti Presiden – YouTube YouTube Heboh Pidato Jokowi Sindir soal Kaos 2019 Ganti Presiden

Kaus 2019 ganti presiden memang mendobrak gejolak nasional terkait dengan keinginan para pemakainya untuk berganti presiden. Bahkan ACTA yaitu Advokat Cinta Tanah Air telah mengeluarkan maklumat tentang hal pemakaian kaus 2019 ganti presiden tersebut. Isi maklumat

tersebut satu diantaranya adalah menyebut jika pemakaian atribut dan kaus bertajuk tulisan 2019 ganti presiden itu tidaklah melanggar hukum yang berlaku.
Wakil ketua ACTA Advokat Cinta Tanah Air yakni Dahlan Pido tepatnya di PN Jakarta Selatan, Jakarta Selatan pada Senin (30/4/2018) lalu menyampaikan maklumat tentang perihal pemakaian kaus 2019 ganti presiden pada penegak hukum dan masyarakat luas jika: Pertama, bahwa membuat, menjual dan membeli atribut dan kaus 2019 ganti presiden tidak melanggar hukum sama sekali.
ACTA menyatakan dan menilai bila penggunaan kaus maupun atribut yang bertuliskan 2019 ganti presiden sebagai hal konstutisional warga. Sementara hal konstitusional tersebut telah dijamin di Pasal 23 UU Nomor 39 Tahun 1999 dan Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 tentang HAM (Hak Asasi Manusia).
Ujarnya juga ditambah dengan demikian, kaus serta atribut tersebut secara hukum boleh dipakai oleh siapapun dan dimanapun.
Selanjutnya, ACTA meminta pula pada Polri untuk melindungi dan menjamin pemakaian kaus beserta atribut 2019 ganti presiden tersebut. Hal ini karena ACTA tidak ingin bila di kemudian hari akan ada oknum yang mengkriminalisasi, mengintimidasi serta menekat pembuat, penjual maupun pemakai atribut dan kaus 2019 ganti presiden.
Ujaran perwakilan ACTA ini berkelanjutan dengan permintaan pada masyarakat untuk sama-sama saling respect dan menghargai sikap masing-masing politik terkait dengan tajuk atribut dan kaus 2019 ganti presiden tersebut. Mari hadapi tiap pilihan yang berbeda dan perbedaan apapun dengan kepala dingin dan tak perlu lagi terjadi gesekan. Bila tak sepakat dengan tagline itu, maka bisa membuat tagline menurut masing-masing aspirasi.
Gebrakan bersuara perlindungan dari ACTA tentu saja mendapat dukungan dari masyarakat. Sekiranya masyarakat yang senada dengan tajuk dalam tulisan pada kaus tersebut perlu mendapat ketenangan dalam kebebasan aspirasi mereka.
Kaus serta atribut yang bertuliskan 2019 ganti presiden tersebut kini memang tengah beredar dan berubah menjadi sebuah gerakan di masyarakat. Dengan beredarnya kaus tersebut apalagi bersamaan dengan suasana menjelang Pilpres 2019 kemudian timbullah beragam spekulasi. Satu diantara spekulasi tersebut adalah upaya untuk mendiskreditkan pemimpin saat ini yang tak lain adalah Presiden RI, Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Bagaimanakah tanggapan berbagai tokoh dari segala bidang dan ranahnya tentang hal ini? Tentu saja moment ini menjadi hal yang asyik diperdebatkan apalagi setiap aspirasi tentu memiliki kekuatan dan arah tersendiri. Tentunya, segala perbedaan yang ada membawa pro dan kontra serta efek masing-masing bagi segala pihak.

Share the knowledge