LDL-Kolesterol-Jahat Info Kesehatan Anda Menurut laporan WHO pada tahun 2011, diperkirakan sekitar 35 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari batas normal yang baik ...

LDL-Kolesterol-Jahat Info Kesehatan Anda Menurut laporan WHO pada tahun 2011, diperkirakan sekitar 35 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari batas normal yang baik …

HDL telah lama menikmati reputasi memesona. Dia membersihkan kolesterol lama dan kelebihan kolesterol di sekitar tubuh, termasuk dari timbunan plak di pembuluh-pembuluh darah (arteri) dan mengembalikannya ke hati untuk didaur ulang dan dibuang. 

Orang dengan HDL rendah cenderung memiliki risiko penyakit kardiovaskular lebih tinggi. Tak heran jika kesimpulannya: lebih banyak HDL lebih baik. Secara tradisional, tingkat HDL yang sehat adalah 40 mg/dL atau lebih tinggi untuk pria, dan 50 mg/dL atau lebih tinggi untuk wanita.

Namun di sinilah sains telah mengejutkan. Ada harapan bahwa beberapa obat yang meningkatkan HDL akan membantu mencegah penyakit jantung, tetapi mereka gagal dalam uji klinis (bahkan beberapa ternyata menyebabkan lebih banyak kerusakan). Studi genetik juga menemukan bahwa memiliki gen yang meningkatkan HDL tidak selalu melindungi kita dari penyakit jantung.

Postcomended   Izin Hotel Alexis Diakhiri: Surga Ada di Lantai ke-7

Dr. Ali Rahimi, seorang ahli jantung mengatakan, pihaknya harus memikirkan ulang mengenai HDL. Dengan kata lain, jika Anda memiliki HDL yang tinggi, itu mungkin ya mungkin juga tidak menunjukkan Anda memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah, karena ada beberapa penyebab genetic (keturunan) dari HDL tinggi yang benar-benar meningkatkan risiko penyakit jantung.

Demikian juga, jika Anda memiliki HDL rendah, mungkin ini berarti Anda memiliki risiko penyakit jantung lebih tinggi, tetapi mungkin bukan karena kurangnya HDL. Ini kata Rahimi, seperti (sekadar) penanda: orang-orang yang memiliki HDL rendah lebih cenderung tidak aktif, mungkin perokok, atau mungkin memiliki lebih banyak resistensi insulin. Menghadapi kasus seperti ini, dokter Anda mungkin akan lebih menyarankan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut (perubahan gaya hidup) ketimbang mencoba meningkatkan HDL sebagai tujuan akhir.

HDL masih merupakan area penelitian yang aktif. Para ilmuwan sedang bekerja mengukur berbagai jenis HDL untuk melihat apakah beberapa lebih bermanfaat daripada yang lain, dan tes genetik mungkin suatu hari nanti dapat membantu kita lebih baik menafsirkan nomor panel lipid kami. Intinya, untuk saat ini HDL mungkin bukan angka yang terlalu berguna.

Postcomended   Indonesia Craft Batik Gift Show 2018 - Surga Belanja Bagi Pencinta Kerajian Unggulan Nusantara

Trigliserida Punya Cerita

Nilai terakhir yang akan Anda lihat pada panel lipid Anda adalah trigliserida. Tingkat trigliserida normal kurang dari 150 mg/dL, dan nilai yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Namun Rahimi mengatakan, selama belum melebihi 500 mg/dL, dia tak akan mempertimbangkan obat-obatan (statin, fibrat, niacin, dan minyak ikan dosis tinggi.), melainkan perubahan gaya hidup, yakni di angka antara 150 dan 500.

Salah satu pendorong utama trigliserida tinggi adalah asupan karbohidrat, terutama gula. Obesitas dan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan diabetes, juga menyebabkan peningkatan kadar trigliserida, seperti halnya asupan alkohol berlebih.

Postcomended   Mengintip Isi Garasi Cristiano Ronaldo

Panel lipid darah tetap merupakan metode utama untuk menilai risiko penyakit jantung. Karena sifatnya yang kuantitatif, nilai-nilai lipid dapat dilacak kapanpun. Namun, mereka juga memiliki keterbatasan. Nilai-nilai lipid ini tidak berada dalam ruang hampa: mereka dipengaruhi banyak factor. Beberapa dapat diubah, beberapa yang tidak, termasuk faktor genetik.(***/Alice Calahan/lifehacker/tamat)

Share the knowledge