Ekonomi

Menepis Tuduhan Spionase, Pendiri Huawei yang Tak Banyak Bicara Bakal Diarak

Share the knowledge

Menepis kampanye negatif AS terhadap Huawei, perusahaan ini akan mengarak pendirinya yang biasanya tidak banyak bicara,, Ren Zhengfei,  di depan media (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=tRWlWSAfPEQ

Ren Zhengfei. Menepis kampanye negatif AS terhadap Huawei, perusahaan ini akan mengarak pendirinya yang biasanya tidak banyak bicara ini di depan media (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=tRWlWSAfPEQ

Untuk mengatasi kekhawatiran global akan perangkatnya, Huawei telah meluncurkan serangan media yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni membuka kampusnya untuk para jurnalis dan mengarak pendirinya, Ren Zhengfei, yang biasanya tidak banyak bicara, di depan media.

Huawei meminta Washington membatalkan apa yang mereka sebut sebagai “sikap pecundang” Amerika Serikat (AS). Huawei mengaku bisnis jaringannya melemah di tengah meningkatnya pengawasan global, Reuters melaporkan.

“Pemerintah AS memiliki sikap pecundang. Dia ingin mencoreng Huawei karena dia tidak dapat bersaing dengan Huawei,” Guo Ping, ketua rotasi dari produsen peralatan telekomunikasi terbesar dunia dan pembuat smartphone nomor 3 di dunia ini, mengatakan pada konferensi pers yang dihadiri oleh lebih dari 100 wartawan dari seluruh dunia, Jumat (29/3/2019).

Kedutaan AS di Cina menolak berkomentar. Huawei telah meningkatkan kampanye dalam beberapa bulan terakhir setelah Meng Wanzhou, kepala keuangan (CFO) Huawei yang juga putri Ren, ditangkap di Kanada, Desember lalu atas perintah AS untuk kasus  penipuan bank dan kawat yang melanggar sanksi AS terhadap Iran. Meng membantah melakukan kesalahan.

Postcomended   8 Juli dalam Sejarah: Palapa A1 Diluncurkan, Satelit Pertama yang Dimiliki Negara Berkembang

Pihak Huawei juga mengatakan bahwa tuduhan AS bahwa teknologi Huawei dipakai Beijing untuk memata-matai adalah tidak berdasar. “Memata-matai sama dengan bunuh diri,” kata Song Liuping, kepala petugas hukum Huawei. “Kami tidak berniat bunuh diri.”

Huawei memperoleh 48,4 persen bisnisnya dari pasar luar negeri pada 2018, dibandingkan 49,5 persen setahun sebelumnya. Wilayah perusahaan yang paling cepat berkembang adalah Eropa, Timur Tengah dan Afrika dengan pertumbuhan 24,3 persen, diikuti oleh Amerika dengan pertumbuhan 21,3 persen.

Seorang eksekutif Huawei papan atas mengatakan awal pekan ini bahwa kampanye AS terhadap Huawei tidak banyak berdampak pada penjualannya dan tidak mungkin banyak negara akan mengindahkan seruan AS untuk melarang peralatan buatannya.

Huawei melaporkan laju pertumbuhan laba yang lebih lambat untuk 2018 karena bisnis jaringannya melihat penurunan pertama dalam pendapatan dalam dua tahun, membayangi lonjakan kuat 45 persen di unit smartphone-nya.

Harapkan Huawei telah berada di bawah awan selama setahun terakhir dengan AS menyuarakan kekhawatiran bahwa peralatannya dapat digunakan untuk spionase. Washington juga mendesak sekutunya melarang Huawei membangun jaringan seluler 5G generasi berikutnya.

Postcomended   Indonesia Telah Tenggelamkan 516 Kapal Penangkap Ikan Ilegal Sejak 2014

Inggris Menegur

Pukulan terakhir bagi Huawei datang pada hari Kamis ketika Inggris menegurnya karena gagal memperbaiki kelemahan keamanan lama dalam peralatan jaringan selulernya dan mengungkapkan “masalah teknis signifikan” baru.

Untuk 2018, perusahaan yang berbasis di Shenzen ini melaporkan laba bersih 59,3 miliar yuan (9 miliar dollar AS), naik 25 persen dari tahun lalu, dibandingkan kenaikan 28 persen pada 2017. Pendapatan dari bisnis pengangkutan turun 1,3 persen menjadi 294 miliar yuan, yang disalahkan pada siklus investasi industri telekomunikasi.

Namun, lonjakan penjualan bisnis konsumen ke rekor 348,9 miliar yuan, didorong oleh permintaan untuk model smartphone premium seperti seri P dan seri Mate, membantu mendorong pendapatan global hingga di atas 100 miliar dolar AS untuk pertama kalinya.

Total pendapatannya naik hampir 20 persen menjadi sekitar 721 miliar yuan, menandai laju pertumbuhan tercepat dalam dua tahun. Kinerja bisnis konsumen ini sejalan dengan apa yang ditandai Huawei pada Januari, ketika  mengatakan mereka bisa menjadi vendor smartphone terlaris di dunia tahun ini (2019).

Guo mengatakan dia mengharapkan ketiga kelompok bisnis –konsumen, operator dan perusahaan– untuk membukukan pertumbuhan dua digit tahun ini, meskipun dia tidak memberikan angka tertentu.
Perusahaan itu sebelumnya mengatakan pihaknya menargetkan total pendapatan 125 miliar dollar AS tahun ini, rekor tertinggi.

Postcomended   23 Agustus dalam Sejarah: John Lennon Mengaku Melihat UFO di Langit New York

“Ke depan, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menghilangkan gangguan luar, meningkatkan manajemen dan membuat kemajuan menuju tujuan strategis kami,” kata Guo. Huawei telah “menyiapkan beberapa persediaan untuk ketidakpastian” yang telah mengurangi posisi kas bersihnya, tambah Guo, tanpa memberikan perincian.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top