Keluarga

Mengejutkan, Tren Mudik 2018 Bakal Menurun

Catat! Ini Titik Rawan Kecelakaan dan Longsor di Jalur Mudik Ciamis ... Pojok Jabar Polisi Ciamis mengimbau wasada saat melintas di jalur mudik (ilustrasi)

Catat! Ini Titik Rawan Kecelakaan dan Longsor di Jalur Mudik Ciamis … Pojok Jabar Polisi Ciamis mengimbau wasada saat melintas di jalur mudik (ilustrasi)

Menarik untuk kita tahu, penurunan tren mudik dengan kapal laut terjadi dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi bukan tanpa sebab. Mudik sendiri adalah salah satu tradisi masyarakat Indonesia khususnya untuk umat muslim yang akan menyambut Hari Raya Idul Fitri.


Pada tahun 2018 ini sendiri tampaknya mudik juga akan menjadi salah satu hal yang akan dilakukan oleh sebagian umat muslim di Indonesia. Mudik dengan kapal laut pun demikian jika kita melihat ada sejumlah umat muslim yang ingin pulang kampung ke luar pulau.

Fenomena Penurunan Tren Mudik Kapal Laut
Tampaknya penurunan tren mudik dengan kapal laut bukan menjadi berita yang bisa dikatakan sebagai isapan jempol semata. Hal ini diakui oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia Persero. Menurut Tukul Harsono, Direktur Armada PT Pelni, tren ini agak menurun. Hal ini disampaikan oleh Tujul Harsono di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis, 17 Mei 2018 lalu.

Postcomended   Kecaman Donald Trump Mengirim Saham Amazon Terjun Bebas

Menurut Tukul, dalam 5 tahun terakhir ini terjadi penurunan. Pada tahun 2012, jumlah pemudik yang menggunakan jasa transportasi laut adalah sebanyak 815.392 orang. Pada 2013 menurun menjadi 708.272 orang. Tahun 2014 naik menjadi 763.916. di tahun 2015 menurun menjadi 693.792, 2016 menjadi 586.322, dan tahun 2017 lalu menjadi 573.944 orang.

Fenomena penurunan tren mudik dengan kapal laut ini menurut Direktur Utama PT Pelni, Tukul Harsono terjadi karena masyarakat lebih memilih adanya mode transportasi lain dibandingkan dengan naik kapal laut.

Ia pun menjelaskan bahwa penyebab ini tak bisa disalahkan. Runaway pesawat lebih dibangun dan diperpanjang. Di setiap daerah telah tersedia runaway pesawat, sehingga kemungkinan para penumpang yang menginginkan waktu lebih cepat untuk mudik pun memilih untuk naik pesawat terbang.

Postcomended   Tidur Nyeyak di Akhir Pekan Mengobati Kurang Tidur Seminggu

Penurunan Tren Mudik Dengan Kapal Laut, Apa Jasa Ini Masih Dibutuhkan?
Fakta penurunan tren mudik dengan kapal laut ini memang telah terjadi. Akan tetapi, Tukul Harsono, Direktur Umum PT Pelni tetap meyakini bahwa mode transportasi laut ini akan tetap dibutuhkan oleh sejumlah orang. Hal ini dikarenakan mode transportasi laut sendiri bisa menjangkau sejumlah pulau terluar yang ada di Indonesia.

Pada musim lebaran tahun ini, PT Pelni sudah menyiapkan sebanyak 26 armada. Kapal-kapal tersebut nantinya akan singgah di 91 pelabuhan untuk melayani 1.100 ruas dan menempuh jarak sepanjang 98.329 mil yang memiliki kapasitas sebanyak 53.763 pax tiap hari, juga termasuk dengan dispensasi.

PT Pelni pun menyiapkan sebanyak 47 armada kapal perintis demi melayani pemudik menuju 305 pelabuhan dengan 4.620 ruas dari beberapa pulau besar ke sejumlah pulau terluar dan terpencil.
Adanya penurunan tren mudik dengan kapal laut ini memang cukup disayangkan, akan tetapi bukan berarti mode transportasi laut tak lagi dibutuhkan. Masih ada sejumlah pemudik yang membutuhkan transportasi ini untuk menjangkau daerah tujuan mereka.

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top