Neymar (ESPN)

Legenda sepak bola Brasil, Ronaldo, mengecam para pengritik Neymar. Ronaldo mengatakan, kritik terhadap bintang Brasil itu “tidak masuk akal”. Menurutnya, Neymar tidak cukup mendapat perlindungan dari wasit agar tidak dilukai.Mantan legenda Brasil dan Real Madrid, Ronaldo, mengatakan, Neymar melakukan apa yang disebut banyak pihak sebagai “diving” dan akting, agar dia tidak digasak.

Selama bertanding di Piala Dunia, Neymar mendapat kecaman keras karena ia diduga melakukan “diving” dan bersandiwara, terutama selama pertandingan 16 terakhir antara Brasil dan Meksiko.

Bos Meksiko, Juan Carlos Osorio, mencerca pemain sayap Paris Saint Germain (PSG) ini dengan menyebutkan bahwa taktik menunda-nunda Neymar itu memiliki efek negatif pada pertandingan.

Postcomended   Bandung Akan Menggelar Festival Sejuta Wisatawan 24 September - 25 Oktober

Namun Ronaldo membela Neymar ketika berbicara dengan Sky Sports. Menurut mantan mantan penyerang di FC Barcelona ini, ini masalah cara melihat dan menafsirkan sepak bola. “Saya menentang semua pendapat ini (tentang tuduhan sandiwara Neymar). Dia pemain yang cerdas dalam gerakannya dan bagaimana dia membela diri agar tidak digasak.”

Dia mengatakan bahwa para pejabat (seharusnya) dapat berbuat lebih banyak untuk membantu Neymar. Menurut anggapan Ronaldo, para wasit tidak cukup melindungi Neymar. “Kritik (terhadap Neymar) itu omong kosong. Acara TV dan surat kabar hanya ingin mengisi space.”

Mengenai hal ini, mantan bintang Piala Dunia Jerman, Lothar Matthaus, berpendapat bahwa Neymar tak membutuhkan untuk bersandiwara. Dia adalah pemain yang hebat dan memiliki segala yang dibutuhkan pemain tingkat tinggi.

Postcomended   Sunset Terseksi di Ujung Timur Pulau Jawa

Kedua pemain sebelumnya telah memenangkan Piala Dunia. Matthaus memenangkannya pada 1990 dan Ronaldo mendapatkannya pada 1994 dan 2002.

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, berpendapat, orang-orang terlalu berfokus pada Neymar, padahal yang melakukan sandiwara di lapangan bukan hanya Neymar.

“Setiap tim memiliki banyak catatan ‘diving’; banyak yang berpura-pura, banyak memberi tekanan pada wasit … Permainan kehilangan kualitas, dan bagi saya itu adalah poin negatif.”(***/90minute/ESPN)

Share the knowledge