Menjadi Perekrut Budak Seks untuk Ritual Menyimpang, Aktris Serial “Smallville” Ditangkap FBI

Internasional Opini
Share the knowledge

Sempat Ditahan, Aktris 'Smallville' Bebas Usai Bayar Jaminan Rp 68 M ... LiputanBaru.com Sempat Ditahan, Aktris Smallville Bebas Usai Bayar Jaminan Rp 68 M
Sempat Ditahan, Aktris ‘Smallville’ Bebas Usai Bayar Jaminan Rp 68 M … LiputanBaru.com Sempat Ditahan, Aktris Smallville Bebas Usai Bayar Jaminan Rp 68 M

Aktris Allison Mack, pemeran Chloe dalam serial TV “Smallville”, diberitakan telah ditangkap Jumat (20/4/2018) karena mengikuti organisasi kultus seks. Menurut pernyataan yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS), Mack didakwa dengan tuduhan perdagangan seks, konspirasi perdagangan seks, dan konspirasi kerja paksa. Pada 29 Maret, teman mainnya di serial sama, Kristin Kreuk, buka suara kepada media tentang gosip keikutsertaannya dalam kelompok rahasia bernama “Nxivm”.

Organisasi yang dibaca “Nexium” ini, disebut sebagai kelompok swadaya yang menyeramkan. Pemimpin kelompok ini sebelumnya telah dituduh menjalankan kultus budak seks di New York.

Saat Kreuk buka suara, Mack seperti dilaporkan New York Post waktu itu, telah ditangkap di tempat persembunyian di Meksiko bersama pimpinan Nexium bernama Keith Raniere (57). Kreuk dan Mack, memulai keikutsertaannya di kelompok ini pada akhir 2005 dan awal 2006. Namun Kreuk mengaku telah meninggalkan kelompok itu sekitar lima tahun yang lalu, sebagai jawaban atas desas-desus keterlibatannya.

Menurut pengacara AS, Richard P. Donoghue, seperti dilansir CNN, Nexium adalah kelompok yang mengaku swadaya, tetapi pada kenyataannya menerapkan skema piramida di mana beberapa rekrutan dieksploitasi secara seksual dan menjalani “kerja paksa”. Pada hari sama, Raniere, yang dikenal dalam kelompok sebagai Vanguard, juga didakwa.

“Seperti yang dituduhkan dalam dakwaan, Allison Mack merekrut wanita lain untuk bergabung dengan apa yang konon menjadi kelompok pembimbing wanita, yang pada kenyataannya diciptakan dan dipimpin oleh Keith Raniere,” kata Donoghue. John Marzulli dari kantor Jaksa Penuntut AS mengonfirmasi kepada CNN bahwa Mack telah mengajukan pembelaan bahwa dia tidak bersalah.

Pihak berwenang menuduh, Nxivm yang bermarkas di Albany, New York, menerapkan perekrutan bertingkat, semacam multilevel marketing, dimana anggota membayar ribuan dolar, kemudian merekrut orang lain untuk melakukan hal yang sama. Pihak berwenang mengatakan, Mack (35), adalah salah satu pencipta program dalam Nxivm yang disebut The Source, yang menarget para aktor.

Postcomended   24 Maret dalam Sejarah: Bakteri Tuberkulosis Ditemukan; Penyakit yang Iringi Karya Besar Para Seniman

Mack dan Raniere, kata pihak berwenang, menjadi bagian dari suatu kelompok rahasia di dalam Nxivm yang disebut “DOS”. Di sana, perempuan didorong merekrut perempuan lain dengan alasan palsu untuk melakukan tindakan seksual. Raniere adalah satu-satunya laki-laki di DOS dan menjadi pemimpinnya. Perempuan yang direkrut, disebut “budak”. Mereka yang berhasil merekrut, disebut “master”.

Surat dakwaan mengklaim, dilansir New York Daily Post, para budak diminta telanjang dan menyerah pada ritual. Mereka sebelumnya telah dicap di bagian panggul dengan simbol yang, tanpa sepengetahuan mereka, memuat inisial Raniere.

Menurut dokumen pengadilan, Mack yang menempati peringkat di bawah Raniere dalam hierarki kultus, mengharuskan budak di bawah kendalinya untuk terlibat dalam aktivitas seksual dengan Raniere.

Postcomended   Nonton Konser Musik Dua Minggu Sekali, Harapan Hidup Bertambah 9 Tahun

Mack disebut menyerahkan foto-foto telanjang para budaknya kepada Raniere yang tahu bagaimana harus menikmati seks dengan banyak wanita muda, sebut surat penahanan yang diajukan FBI.

Mack dituduh dua wanita yang tidak disebutkan namanya, mengharuskan mereka terlibat dalam aktivitas seksual dengan Raniere. Selama ritual, kata dokumen pengadilan, Mack meletakkan tangannya di dada para budak sambil menginstruksikan untuk merasakan rasa sakit, memikirkan tuan (mereka).

Untuk perannya itu, Mack diduga menerima keuntungan finansial dan keuntungan lainnya dari Raniere. Para wanita itu mengklaim diperas agar menurut, sementara DOS telah memegang informasi buruk tentang mereka dan keluarganya.

Raniere mengancam akan menggunakan informasi itu untuk melawan para wanita itu kecuali mereka mengikuti prinsip-prinsip DOS. Jika terbukti melakukan kejahatan, Raniere dan Mack akan menghadapi hukuman minimum 15 tahun penjara, hingga seumur hidup.

Mack mulai berakting di usia muda tetapi menjadi populer ketika berperan sebagai teman Clark Kent di “Smallville”. Serial TV yang dibintangi Tom Welling dan Kristin Kreuk ini mencapai penayangan sepuluh musim, dan berakhir pada 2011. Meskipun menarik penonton konservatif di masa jayanya, “Smallville” memiliki penggemar setia.

Bertahun-tahun setelah tayangan selesai, para pemerannya masih sering dibayar untuk tampil di berbagai konvensi penggemar di seluruh negeri dan dunia. Setelah “Smallville”, Mack mengambil peran di “Wilfred”-nya FX dan “American Odyssey”-nya NBC. Salah satu kredit terbarunya adalah peran suara dalam serial animasi Amazon “Lost in Oz.”

Postcomended   Tim Formula 1 Aston Martin Red Bull Racing Ucapkan Dadah ke Renault

Menurut pihak berwenang, Raniere diketahui menerima pembiayaan untuk kegiatan menyimpang ini dari Clare Bronfman, pewaris kekayaan minuman keras Seagram. Raniere dipenjara sambil menunggu sidang jaminan Jumat depan. Dia ditangkap pada 25 Maret di Meksiko dan kembali ke AS untuk penuntutan.(


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work