Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik SlideShare638 × 479Search by image Strategi; 11.

Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik SlideShare638 × 479Search by image Strategi; 11.

Suka berkebun tapi tidak punya lahan dan tanah? Ibnu Najib, seorang penghuni apartemen mendobrak anggapan itu. Walau tidak punya latar belakang pertanian, namun dia berhasil menyulap halaman sempit apartemennya menjadi hijau. Kuncinya, memanfaatkan sampah organik apartemennya menjadi kompos.

Dilansir BBC Indonesia, Ibnu yang adalah penghuni satu apartemen di Kuningan Jakarta, bisa menanam berbagai tanaman seperti seperti jeruk, basil, cabai, bunga talang, dll, di teras apartemennya seluas kurang dari 10 meter persegi. Tanpa latar belakang ilmu pertanian, dia membuat kompos dari limbah organik apartemennya untuk menjadikannya media tanam.

“Metode yang saya pakai sangat sederhana, hanya menggunakan dua ember, yang satu lebih besar dari yang lain. Ember yang lebih besar akan menjadi tutup untuk ember yang lebih kecil,” jelasnya. Ketika sampah organiknya sudah agak banyak, kata dia, ember akan dibalik,untuk memastikan semua kompos terekspos ke udara dan tidak membusuk atau berjamur.

Postcomended   Acho Dimejahijaukan: Tahan Membeli Apartemen Sebelum Aturan Jelas

Menurut dia, ciri-ciri kompos yang sudah siap menjadi media tanam adalah tidak lengket dan baunya sesegar tanah yang habis terkena hujan. Kuncinya kata Ibnu adalah, komposisi karbon harus lebih banyak dari nitrogen, kira-kira 70:30.

Nitrogen bisa berasal dari sampah bersifat hijau seperti sayur atau kulit buah. Sedangkan karbon bersifat cokelat atau hitam, seperti ranting, daun kering, atau kopi.

Kunci lainnya adalah: memasukan cacing atau juga kotoran kambing, serta menghindari sampah yang bersifat asam seperti  kulit jeruk, sampah bergaram, juga sampah berminyak. Jika komposisi sudah cocok, maka dalam lima bulan kompos sudah bisa dipanen

Ada beberapa cara membuat kompos. Yang dilakukan Ibnu mungkin sangat kasuistis karena melibatkan intuisinya. Cara yang lebih pasti adalah dengan mencampur sampah organik dengan mikroorganisma/mikroba yang bisa dibeli.

Postcomended   Pengembang Ogah Turunkan Harga Properti

Salah satunya dengan menggunakan EM4. EM4 memiliki kandungan mikroba yang mampu mempercepat pengomposan melalui proses fermentasi. Di toko pertanian banyak jenis EM4 yang dijual. Biasanya, setelah 1-2 minggu, kompos dengan EM4 ini sudah bisa diaplikasikan ke tanaman. (www.agrotani.com).

Peran bakteri (mikroba) dalam pembuatan kompos yaitu sebagai pengurai yang mampu merombak bahan baku sehingga menjadi bahan yang mudah diserap oleh tanaman. Bakteri dalam pembuatan kompos berfungsi melapukkan atau mendekomposisi sampah organik (limbah kota, pertanian, peternakan, tinja, urine, sisa makanan, dan material organik lainnya).(www.sentulfresh.com).

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan beberapa universitas di Indonesia, air cucian beras juga sangat bermanfaat untuk kesuburan tanaman. Dia berfungsi untuk pengendali organisme pengganggu tanaman serta memperbanyak serta menyehatkan akar tanaman. Air cuian beras ini dapat dicampurkan ke dalam adonan kompos..***(ra)

Postcomended   Pengembang Ogah Turunkan Harga Properti