Ditanya Hal ini oleh Wartawan Arab, Wanita WNI Mantan Anggota ISIS ... Tribun Jambi - Tribunnews.com700 × 393Search by image Ditanya Hal ini oleh Wartawan Arab, Wanita WNI Mantan Anggota ISIS ini Terdiam

Ditanya Hal ini oleh Wartawan Arab, Wanita WNI Mantan Anggota ISIS … Tribun Jambi – Tribunnews.com700 × 393Search by image Ditanya Hal ini oleh Wartawan Arab, Wanita WNI Mantan Anggota ISIS ini Terdiam

Satu surat kabar yang terbit di Turki menyebutkan, seorang remaja perempuan Indonesia berusia 15 tahun diduga menjadi korban kekerasan seksual anggota ISIS. Pejabat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan, sangat mungkin kasus itu terjadi. Belum lama berselang, sembilan perempuan Indonesia dikabarkan “terdampar” di kamp pengungsian Suriah, Ain Issa. Mereka mengaku merasa ditipu ISIS.

Surat kabar Turki, Hurriyet, mengabarkan, pelaku tindak kekerasan seksual tersebut telah ditangkap setelah sempat dinyatakan buron. Menurut Hurriyet, remaja itu “dibeli” dari orangtuanya di Istanbul oleh SY, seorang anggota ISIS, untuk dinikahi.

Postcomended   From Aceh with Ganja: Ironisitas Tanah Syariah

Direktur bidang pencegahan BNPT, Hamidin, mengatakan, kejadian seperti itu sangat mungkin terjadi. Kasus “bursa istri”, kata Hamidin, memang pekerjaan ISIS. “Misalnya ada (keluarga) yang berkomunikasi dengan kita, anak perempuannya hampir dikawin paksa tentara ISIS. Jadi situasinya seperti itu,” kata dia.

Menurutnya, situasi tersebut tak lepas dari keinginan ISIS membentuk negara yang elemennya adalah masyarakat sehingga mereka melakukan pemerkosaan, seperti yang terjadi pada perempuan Yazidi. ISIS juga semacam mencuci otak dengan menyatakan bahwa menjadi istri “pejuang” adalah amaliyah.

Postcomended   Apple Ogah Dipaksa FBI Bongkar Kunci iPhone Milik Teroris

Sebelumnya, sebanyak 17 WNI ditemukan di lokasi pengungsian di dekat kota Raqqa, Suriah. Sekitar dua tahun lalu, mereka mengaku meninggalkan Indonesia untuk bergabung dengan ISIS di Raqqa karena tertarik pada ideologi dan janji ekonomi yang ditawarkan.

Belakangan, ketika ISIS gagal mempertahankan Raqqa dari gempuran pasukan yang dipimpin AS, mereka meninggalkan kota itu. Mereka mengaku tertipu janji-janji ISIS. 

Postcomended   Autopilot Tesla-S Harus Tetap di Bawah Kendali Pengemudi