Mesin Faksimili Bakal Dilarang di Layanan Kesehatan Inggris

Lifestyle
Share the knowledge

National Health Service (NHS), Lembaga yang mengurus masalah kesehatan Inggris, akan melarang penggunaan mesin faksimili mulai Maret 2020, sementara sebagian pihak heran bagaimana mungkin lembaga ini masih menggunakan faksimili. NHS Inggris disebut sebagai pembeli mesin faksimili terbesar di dunia.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan pasien dan keamanan siber, NHS akan melarang penggunaan mesin faksimili. Mesin yang kini disebut berteknologi usang ini akan dihapus pada 31 Maret 2020 di bawah rencana yang diumumkan oleh Sekretaris Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

Namun Hancock telah melarang pembelian mesin telekomunikasi data ini lebih lanjut mulai bulan depan (Januari 2019). Organisasi di bawah NHS akan diminta untuk menggunakan metode komunikasi modern sebagai gantinya, seperti email.

Postcomended   22 Juli dalam Sejarah: Ucapkan Selamat Tinggal pada Pemutar Kaset Video

Tahun lalu NHS disebut sebagai pembeli mesin faksimili terbesar dunia dan diperkirakan lebih dari 8.000 di antaranya masih digunakan di seluruh layanan kesehatan.

Menanggapi hal ini, Richard Kerr, ketua Royal College of Surgeons Commission on Future of Surgery, mengatakan, “tidak masuk akal” bahwa rumah sakit NHS menggunakan faksimili. “Sebagian besar organisasi lain (telah) membuang mesin faksimili pada awal 2000 dan sudah saatnya NHS menyusul,” ujar Kerr.

Rich Communication Services (RCS), protokol komunikasi antara operator telepon seluler dan antara telepon dan operator yang bertujuan mengganti SMS, mengaku mendukung larangan mesin faksimili yang akan berlaku Maret 2020.

“Mereka telah membuktikan bahwa dengan kehendak dan dukungan yang tepat, adalah mungkin untuk memodernisasi komunikasi NHS.” Kemajuan dalam kecerdasan buatan, genomik dan pencitraan untuk perawatan kesehatan, kata Kerr, menjanjikan manfaat yang menarik bagi pasien.

Postcomended   Bukan Hanya Tersedak, Ini Bahaya Menelan Pil Tanpa Air

“Karena teknologi digital kini mulai memainkan bagian yang lebih besar dalam cara memberikan layanan kesehatan, sangatlah penting bahwa kami berinvestasi dalam cara yang lebih baik untuk mengomunikasikan sejumlah besar informasi pasien,” ujar Kerr.

Pada Mei 2017, sekretaris kesehatan saat itu Jeremy Hunt dituduh mengabaikan “tanda-tanda peringatan ekstensif” atas sistem komputer yang ketinggalan zaman di layanan kesehatan, di belakang serangan siber yang melumpuhkan.
Kelemahan tersebut menimbulkan kekhawatiran atas kepercayaan menggunakan perangkat lunak Windows XP, yang belum diperbarui sejak pemerintah Inggris membatalkan kontrak dukungan dengan pabrikan Microsoft pada 2015.***


Share the knowledge

Leave a Reply