Mini Life Ball (2011): Mini's latest one-off charity special by ... Car Magazine ... Mini's latest one-off charity special +17

Mini Life Ball (2011): Mini’s latest one-off charity special by … Car Magazine … Mini’s latest one-off charity special +17

Insinyur di pabrikan Mini, produsen mobil yang berbasis di Oxford, Inggris, telah mengonversi model klasik Mini ke model abad 21, dengan mengubahnya menjadi mobil listrik. Ini merupakan versi mobil one-off (satu-satunya) yang diluncurkan Mini, dari mobil orisinalnya yang ikonik itu untuk menyambut tantangan perusahaan-perusahaan Inggris yang sedang gandrung memamerkan teknologi nol-emisi. 

Mini klasik pada masanya adalah salah satu mobil kota paling dikenal di dunia, dengan lebih dari lima juta terjual antara tahun 1959-2000. Kini, Mini menciptakan kendaraan modern dengan menggabungkan desain lama yang kompak namun praktis dengan teknologi nol-emisi baru. 

Sebuah pernyataan dari Mini mengatakan, “Dengan kendaraan unik ini, Mini mengirimkan sinyal yang jelas yang menunjukkan komitmennya untuk mempertahankan karakter merek yang tidak salah ketika merangkul teknologi emisi lokal nol inovatif.”

Mobil ini dilengkapi dengan 30 baterai lithium-besi fosfat untuk memberikan jangkauan 65 mil dan kecepatan tertinggi 75mph. Cat luar eksterior dilengkapi dengan atap putih kontras dan bonnet strip khas, dengan logo Mini Electric kuning dalam lambang merek dan pada hub roda.

Pihak Mini mengatakan, produk ini hanya akan diproduksi satu kali tanpa rencana untuk mengembalikan mobil klasik ini ke produksi komersial.

Kendati begitu, pabrikan saat ini sedang mengerjakan mobil Mini tiga pintu versi listrik yang akan mulai dijual tahun depan, menandai peringatan ke-60 model asli yang dirancang oleh Sir Alec Issigonis.

Sistem penggerak listrik Mini baru ini akan dibangun di pusat e-mobility Grup BMW di Bavaria, Jerman, sebelum diintegrasikan ke dalam mobil-mobil yang ada di Oxford, yang merupakan lokasi produksi utama Mini tiga pintu ini. Ini akan menjadi salah satu dari sejumlah model elektrifikasi yang diluncurkan  BMW dan merek Mini di tahun-tahun mendatang.

Penjualan kendaraan berbahan bakar alternatif (AFV) seperti mobil listrik terus meningkat karena infrastruktur dan jangkauannya meningkat. Chargemaster memperkirakan, pada 2020 mungkin akan ada sekitar 70 ribu titik pengisian listrik baik di jalan maupun di tempat tujuan. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 500 ribu pada 2030.

Angka dari Society of Motor Manufacturers and Traders menunjukkan, dalam dua bulan pertama tahun 2018, ada 12.567 unit AFV baru yang terdaftar di Inggris. Ini merupakan peningkatan 18,7 persen pada tahun sebelumnya. (***/SWNS/independent)

Share the knowledge