Sejarah Minyak Bumi di Arab Saudi - YouTube YouTube480 × 360Search by image Sejarah Minyak Bumi di Arab Saudi

Sejarah Minyak Bumi di Arab Saudi – YouTube YouTube480 × 360Search by image Sejarah Minyak Bumi di Arab Saudi

Sadar minyak andalannya mulai habis, Arab Saudi melakukan perubahan besar-besaran. Tidak saja secara ekonomi, namun juga sosial, bahkan agama. Rangkaian kunjungan Raja Salman ke berbagai negara pada pertengahan tahun ini, selain mencari peluang investasi, namun juga bagai pengumuman bahwa Saudi ingin mulai terbuka. Raja Salman belum lama ini mencitrakan diri dengan menghukum anggota keluarganya sendiri yang berbuat kriminal. Lebih dari itu, baru-baru ini pula Saudi mencabut larangan menyetir bagi perempuan; satu aturan yang berlatar agama.

Putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, berniat membuat negaranya kembali menjadi negara Islam moderat. Dia meminta dukungan global untuk perubahan dari negara Islam garis keras menjadi negara terbuka, sehingga dapat memberdayakan warganya hingga menarik investor.

Dalam sebuah wawancara dengan media Inggris, Guardian, pewaris takhta Saudi ini mengatakan, sistem ultra konservatif yang dianut selama 30 tahun terakhir, tidak normal.

Postcomended   Awal Puasa 2017 Berlangsung Serentak

“Apa yang terjadi dalam 30 tahun terakhir ini bukan Arab Saudi. Apa yang terjadi di wilayah ini dalam 30 tahun terakhir bukanlah Timur Tengah. Setelah revolusi Iran pada tahun 1979, orang di berbagai negara ingin menyalin model ini, termasuk Saudi. “Sekarang saatnya untuk menyingkirkannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Pangeran Muhammad mengatakan, Arab Saudi adalah negara G20; salah satu ekonomi dunia terbesar. Saudi berada di tengah tiga benua. Karenanya mengubah Arab Saudi menjadi satu sarana yang lebih baik, berarti membantu kawasan ini dan membantu mengubah dunia.

Sebelumnya Pangeran Mohammed mengatakan bahwa Islam moderat terbuka terhadap dunia dan semua agama. Saat ini, kata dia, 70% orang Saudi berusia lebih muda dari 30 tahun. “Kita tidak akan menyia-nyiakan 30 tahun kehidupan kita untuk melawan pemikiran ekstremis. Kita akan menghancurkannya sekarang dan segera,” tandasnya.

Postcomended   Presiden Jokowi Masuk 20 Besar Muslim Berpengaruh, SBY Pernah di 10 Besar

Komentar putra mahkota ini adalah yang paling tegas yang pernah dia ucapkan selama program reformasi enam bulan terakhir.  Pangeran Muhammad telah mengajukan rencana reformasi budaya serta insentif ekonomi yang tak terbayangkan bisa dilakukan sebelumnya, selama beberapa dekade terakhir.

Terlebih negara kerajaan absolut ini telah dianggap mempromosikan Islam yang melindungi ekstremisme.

Namun tantangan kemungkinan datang dari kaum konservatif yang akan menentang terjadinya revolusi budaya. Bagaimana tidak, Saudi sudah merencanakan satu zona ekonomi baru yang akan didirikan di 470 km pantai Laut Merah, yang akan dibuat mirip dengan Dubai, dimana pria dan wanita bebas berbaur, sinyal bahwa Saudi sadar untuk mengubah orientasi kerajaan jauh dari ketergantungan total pada minyak.

Namun perlu waktu cukup lama bagi Saudi untuk mengubah paradigma rakyatnya mulai etos kerja yang buruk dan berurat berakar, lingkungan peraturan yang melumpuhkan, dan keengganan umum untuk berubah.

Postcomended   Serat, Susu, dan Air, Satukan Islam dan Yahudi

“Tr

ansformasi ekonomi itu penting tapi sama pentingnya adalah transformasi sosial,” kata salah satu pengusaha terkemuka di negara itu. Kecepatan transformasi sosial, kata si pengusaha, adalah kunci. “Ini harus bisa diatur,” ujarnya.(***/theguardian)